Chapter 33

523 35 1
                                        

Happy Reading

*****


"TURUNKAN SENJATAMU, SUZY!"

Pintu gudang itu dibuka paksa. Cahaya menyorot masuk bersamaan dengan siluet Choi Siwon yang masuk bersama beberapa orang bersenjata. Ekspresinya tegang dan matanya langsung tertuju pada Jungkook yang digantung dengan dua tangan teringkat rantai, tubuhnya berdarah karena luka siksaan.

Anak buahnya sudah dikalahkan.

Suzy tidak bergeming. Ia masih mengacungkan pistol ke arah Jungkook.

"Siwon... akhirnya kau datang juga," ucap Suzy lirih namun tajam. Air mata menetes di ujung matanya, tapi senyumnya tetap getir. "Sayang sekali, bukan untukku."

"Lepaskan dia, Suzy. Kau sudah melewati batas."

"Batas?" Suzy tertawa getir. "Kau bicara soal batas setelah mengkhianatiku seumur hidup pernikahan kita? Kau bahkan tak pernah mencintaiku. Bahkan di malam pertama, kau memanggil nama Yoona!"

Siwon menunduk sesaat, menggenggam erat senjatanya. Suzy terus bicara, suaranya menggila.

"Kau tahu kenapa aku mandul, Siwon?" katanya dengan lirih penuh sakit. "Aku TIDAK mandul... Aku HAMIL, anak kita laki-laki! Tapi aku kehilangan dia... karena aku tabrakan saat mengejarmu yang ingin bertemu Yoona setelah tahu dia melahirkan Jungkook! Meski kau tau... Kau masih mengabaikan aku dan anak yang seharusnya sudah ada di antara kita."

Jungkook mengangkat kepala pelan, matanya membelalak. 

"RAHIMKU DIANGKAT!! Kau tahu artinya itu? Aku... kehilangan semuanya!" teriak Suzy sambil menatap Siwon tajam. "Dan setelah semua itu... kau tetap memilih perempuan sialan itu!"

"Yoona tidak pernah merebutku, Suzy," balas Siwon tegas. "Kau sendiri yang tak pernah mengizinkan dirimu disembuhkan dari luka masa lalu. Aku menghargaimu seperti adik sendiri, tapi kau berharap lebih, dengan menjebakku ..."

Tiba-tiba, DOR!

Tembakan menggemparkan ruangan. Semua kaget. Jungkook meringis, tangannya menutupi sisi perutnya yang tertembak. Ia terhuyung dan jatuh ke lantai.

"JUNGKOOK!" teriak Siwon panik, segera berlari ke arah putranya. Namun suara Suzy masih terdengar, napasnya memburu.

"Dia pantas mati. Dia wanita bodoh yang menukar hidupnya untuk anak haram ini!"

Suzy mengarahkan pistol itu kembali ke arah Siwon dan Jungkook. Ia tersenyum pahit melihat bagaimana Siwon mengkhawatirkan anak haram itu. Sedangkan dulu saat dia hamil. Jangankan memberi perhatian, menyentuh perutnya saja dia tidak pernah.

DOR! Kali ini suara tembakan datang dari arah lain. Pelurunya menghantam bahu Suzy. Ia terdorong dan jatuh ke tanah, pistolnya terlepas.

Seseorang masuk dari kegelapan—Yunho.

Wajahnya datar, dingin, tapi matanya menyimpan bara dendam.

"Itu untuk Yoona."

Suzy terbatuk, darah mengalir dari bibirnya. "Jadi... kau..."

"Aku mencintainya... dari dulu. Dan kau membunuhnya!"

Suzy tertawa getir di tengah darahnya yang mengalir. "Ternyata bagi kalian semuanya salahku, kau berhianat  Yunho! Menyalahkan ku" Suzy kembali tertawa keras.

"Aku hanya menginginkan nyawa anak haram itu, tapi Yoona ..." Suzy menarik nafas berat, darah terus keluar dari bahu nya. "AKU TIDAK MEMBUNUH DIA. DIA SENDIRI YANG DATANG DAN MENINGGAL KARENA SIKAP BODOHNYA INGIN MELINDUNGI BOCAH SIALAN ITU!"

For Taehyung (VKOOK)✅Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang