Extra Part

704 38 3
                                        

Happy Reading

Warning!!

Untuk 18+

Dosa tanggung masing-masing yee!

*

*

*

Flasback saat Taehyung dan Jungkook SMA.

****

Hak asuh Jungkook memang jatuh ke tangan Siwon setelah Yoona meninggal. Tanpa tahu bagaimana hidupnya akan berubah, si kelinci kecil hanya mengikuti pria yang mengaku sebagai Appa-nya itu. Dengan bantuan Donghae, akhirnya Jungkook bersedia pindah ke Seoul. Awalnya semua terlihat baik-baik saja—Jungkook dimanjakan, semua kebutuhannya terpenuhi. Apa pun yang diinginkannya, Siwon akan berusaha menyediakan.

Namun, belum genap satu bulan berlalu, Siwon meninggalkan Jungkook kecil yang baru mulai merasa nyaman untuk tinggal bersama Donghae. Bukan tanpa alasan—Siwon ditekan oleh keluarganya untuk mengurus Suzy, istrinya yang kala itu mengalami stres pasca keguguran.

Rasa bersalah dan tanggung jawab kepada perempuan yang telah dinikahinya membuat Siwon melupakan anak kecil yang telah ia janjikan kebahagiaan. Jungkook pun terlupakan, ditinggalkan hanya dengan kekayaan, tanpa kehangatan kasih sayang.

Donghae memang merawat Jungkook dengan penuh perhatian—mengajarinya membaca, bermain, bahkan bela diri. Namun, Jungkook menginginkan lebih. Ia ingin pergi keluar, melihat dunia, bertemu dengan teman-teman seusianya. Ia merindukan hal-hal yang sederhana tapi bermakna.

Dan di balik senyum tipisnya, Jungkook menyimpan satu pertanyaan yang terus ia ulang: "Hyungie mana?" Donghae tahu siapa yang dimaksud. Taehyung.

Donghae tahu betul bagaimana kondisi Taehyung saat insiden penembakan yang merenggut nyawa Yoona. Anak itu dilarikan ke rumah sakit oleh keluarganya dalam kondisi kritis. Siwon saat itu sibuk mengurus skandal yang bisa mencoreng nama keluarganya.

Keluarga Kim—Baekhyun, Chanyeol, dan yang lainnya—sangat marah. Mereka berniat melaporkan kejadian itu ke polisi. Tapi, ancaman dari keluarga Choi dan janji Siwon yang akan membiayai seluruh pengobatan Taehyung akhirnya meredam amarah mereka. Saat itu, bisnis keluarga Kim belum sekuat sekarang, dan melawan keluarga Choi berarti bunuh diri. Mereka memilih menjauh, bahkan memutuskan seluruh ikatan, termasuk hubungan antara Taehyung dan Jungkook kecil.

Dan seperti dikurung dalam sangkar emas, Jungkook dilarang keluar. Bukan tanpa alasan—Siwon berusaha melindungi Jungkook dari amarah keluarga Kim. Tapi keputusan itu justru menyakitkan. Jungkook merasa terpenjara. Ia membenci semuanya—Siwon, rumah itu, sekolah privat yang sepi, bahkan Donghae yang selalu mengawasinya. Jungkook kecil yang manis menghilang, terkubur dalam kemarahan dan kesepian.

Kesabaran Jungkook akhirnya habis. Ia memohon untuk bersekolah di sekolah umum, tapi Siwon menolak mentah-mentah. Jungkook pun memberontak. Ia sering kabur, dan setiap kali tertangkap, bodyguard akan memukulinya. Donghae tidak bisa berbuat apa-apa. Bahkan saat Jungkook dilarikan ke rumah sakit karena luka-luka, Siwon tetap tak kembali ke Korea.

Puncaknya adalah ketika Jungkook ditemukan tak sadarkan diri di kamarnya, pergelangan tangannya tersayat. Ia nyaris kehilangan nyawanya karena kehabisan darah.

Saat itu, Donghae marah. Ia tak mengerti bagaimana Siwon bisa begitu tak peduli. Anak yang pernah begitu ceria kini hanya tinggal bayangannya saja. Tapi usaha Donghae tak sia-sia. Jungkook akhirnya diizinkan bersekolah di luar—di sekolah umum. Meski begitu, Donghae tahu, luka dalam hati Jungkook telah menjelma menjadi dendam. Ia tak bisa lagi mengubah masa lalu. Satu-satunya yang bisa ia lakukan adalah memastikan Jungkook tetap hidup. Tetap bertahan. 

For Taehyung (VKOOK)✅Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang