I Want a "Break"

492 71 20
                                        

"Aku tidak pernah merasa begitu menyedihkan seperti ini. Siapa yang mampu membayar uang sewa 200 dolar perbulannya?" kata mina yang sedang melihat harga sewa rumah didekat kampusnya.

"Aku sangat kacau, hyun"mina memijit kepalanya yang pusing.

"Hei...aku punya ide"kata dahyun menatap mina.

"Kau bisa tinggal di tempat tinggalku sekarang. Uang sewanya hanya 600 dolar per 6 bulan" ucap dahyun.

"Whatttt...itu ide yang bagus" teriak mina sambil memeluk dahyun.
.
.
.

Mina menarik koper ke alamat yang diberikan oleh dahyun. Rumah itu terletak dekat pantai gold coast.

Pintu rumah terbuka lebar saat mina datang. Mina berdiri dipintu dan memperhatikan semua detail rumah yang akan disewanya itu.

Tapi tiba-tiba dia kaget saat seorang pria pendek dengan memakai piyama bewarna merah mendekati mina.

"Apa kau yang meninggalkan sikat gigi dikamar mandiku?"tanya pria pendek kepada mina.

"Apa?"bingung mina.

"Itu punyaku" suara seorang wanita bule yang sedang tidur disofa dekat TV.

"Bagus...ayo" kata lelaki pendek itu mendekati wanita bule itu dan mengantarnya untuk pergi keluar dari rumahnya.

"Tadi malam sangat hebat"kata wanita bule itu.

Pria pendek itu hanya menganggukan kepala dan tersenyum kepada wanita bule itu.

"Ini milikmu dan itu jalan keluarnya" kata lelaki pendek itu saat wanita bule itu sudah berdiri diluar rumahnya.

Pria pendek itu lalu menutup pintu rumahnya tanpa memperdulikan wanita yang ditidurinya tadi malam.

"Apa kau juga ikut tidur denganku tadi malam?"tanya lelaki pendek itu saat melihat mina masih berdiri didalam rumahnya.

"Tidak, aku...."mina berhenti bicara saat seorang wanita berwajah asia menyanggahnya.

"Tidak ada yang peduli siapa anda. Keluar!" kata wanita itu sambil memegang gelas minumannya.

"Permisi..."kata mina yang ingin menjelaskan tujuannya datang kerumah itu.

"Apakah anda tuli? Tidak ada satu pun orang yang peduli siapa anda!"kata wanita itu lalu pergi dan diikuti pria pendek tadi.

"Tapi...." mina mengikuti wanita dan lelaki itu.

"Aku sedang tidak mood"ucap wanita itu duduk diteras rumah mereka yang menghadap pantai.

"Apa kau ingin aku memotong gajimu" kesal wanita berwajah asia itu kepada pria pendek yang ikut duduk dengannya.

"Ku mohon hanya sebentar..." mina masih berusaha untuk menjelaskan tapi kedua orang itu tidak memperdulikannya.

"Kau tidak dapat memotong gajiku, aku ini adikmu" ucap lelaki pendek itu.

"Kau bekerja kepadaku, jadi aku berhak melakukan itu kepadamu"kata wanita itu menatap tajam pria pendek itu.

"Jangan membuatku marah, chayoung"kata wanita itu.

"Apa kamu chaeyoung? Apa ini rumahmu?" tanya mina menatap pria pendek yang bernama chaeyoung itu.

"Wow! Miss korea memiliki otak juga. Dia bukan tipemu dan silahkan keluar dari rumahku" kata wanita berwajah asia.

"Excuse me"bingung mina.

"Atau kau bisa melakukan sesuatu denganku" kata chaeyoung memperhatikan tubuh mina dari atas sampai bawah.

Break Up (Completed)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang