Part 15

255 15 0
                                        

"Gimana, Arin mau istirahat saja?" sooman menghampiri ARin di kamar pasien.

"Arin gak mau ngecewain orang orang yang sudah dukung Arin. Arin akan tetap konser, arin janji gak akan lari lari seperti kemarin lagi" mohon Arin.

"Sun hee, gimana?" tanya sooman pada adiknya.

"Aku setuju,kak... Aku akan ikut juga, untuk memastikan anak nakal ini menepati janjinya" ujar Sun hee membuat Arin menyengir saja.


[]


Arin sudah berisiap siap, sekarang dia sedang duduk dengan tenang di dorm nct 127. Soalnya, taeyong bersikap kukuh untuk berangkat bersama ke tempat konser dilaksanakan.

"Rin.. mama mau ke kamar kakak kamu dulu, dimana kamarnya?" sun hee membawa 1 tas yang isinya pakaian yang dititipkan eommanya taeyong.

"Disana ma" tunjuk Arin ke pintu kamar milik taeyong-mark.


Saat sedang asik meletakkan baju taeyong, mata sun hee tertuju pada 1 foto yang tak asing.

"Siapa ini?" Sun hee mengambil bingkai foto yang terselip di bawah bantal.

"Ini bukan milik taeyong.."

Kriett..

"Anda sia- Eomma?!" Mark menjatuhkan handuknya dilantai dan langsung memeluk Sun hee. Sun hee bingung ingin membuat reaksi seperti apa.Dia tau, yang memeluknya ini adalah Mark lee. Tapi kenapa dia memanggil sun hee eomma?

"Eomma... mark kangen sama eomma" isak mark. Sun hee mengelus kepala pemuda itu dengan lembut.

"Apa mark merindukan eommanya mark yang ada di foto itu?" Mark yang menyadari sesuatu, bagaimana eommanya muncul, padahal 5 tahun yang lalu baru kecelakaan.

"maaf.. anda mirip sekali dengan eomma saya,sekali lagi maaf" Mark menghapus air matanya.

"Dia eomma mu?" tunjuk sun hee pada foto yang sangat mirip dengan dirinya.

"Iya, bu. Namanya lee sin hee, meninggal karena kecalakaan." 

"Sin hee? kamu anaknya sin hee" Sun hee langsung memeluk mark.

"Saya ini saudari kembar mama kamu, 21 tahun lalu, dia memutuskan hubungan dengan keluarga kami. Karena ingin menikahi ayah kamu." Sun hee duduk di tempat tidur taeyong-mark.

"Tidak menyangka, sin hee melahirkan lakilaki kanada yang tampan"

"Bibi, apakah mark bisa memanggil bibi dengan sebutan eomma?" ragu mark.

"tentu saja, anaknya saudari ku juga anakku."

"Ngomong hngomong eomma kenapa disini?"

"Ah itu, saya ini bibinya taeyong. dan Mamanya arin" Mark tercengang tak percaya. Bahwa ternyata dia, arin dan taeyong adalah sepupu.

"Apa paman sooman mu tidak mengetahui orang tuamu?" Mark menggeleng.

"Presdir tidak pernah berniat untuk mengetahui privasi kami. Yang mengetahui hanya staf saja"

"Mama.. kenapa lama sekali" Arin masuk dan duduk di antara mark dan sun hee.

"Hey.. jangan cemberut begitu. Lihat,ini siapa" Sun hee menunjuk Mark.

"Ma.. mama serius nanya begituan sama arin?" datar arin sambil menatap mark lee.

"Bibi.." taeyong juga masuk ke dalam kamar, karena johnny memberi tau bahwa bibinya sedang di sini.

Young Idol (Jeon Jungkook) [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang