mata Sakura terbuka ketika silau matahari memasuki jendela kamarnya memenuhi ruangan.
di tatapnya 2 pria yang masih tertidur telanjang bulat di sampingnya ,air mata kembali membasahi terjun di pipi Sakura.
Sakura hendak membersihkan badan di kamar mandi , tapi langkahnya terhenti saat merasakan bagian bawahnya masih begitu terasa sakit ,wajah cantiknya menyeringai menahan sakit dengan terus memaksa kakinya melangkah ke kamar mandi.
hari ini sepertinya dia , maupun 2 lelaki di kamarnya tidak akan masuk kerja ,.
aroma wangi masakan Sakura membuat 2 pria itu terbangun , menatap masing-masing tubuh mereka diatas ranjang Sakura tanpa sehelai benang pun.
kasurnya terlihat begitu berantakan ,ada tali di ujung kasur ,ada borgol milik Naruto ,bekas baju kerja Sakura yang berserak di lantai yang terlihat robek ,
dan juga ... ada bekas darah yang cukup banyak di kasur Sakura , membuat keduanya saling menatap 'benarkah terjadi tadi malam? bukan hanya fantasiku semata karena alkohol?' batin keduanya
.
Sasuke cepat-cepat keluar kamar Sakura , melihat Istrinya sedeng memasak , terlihat cara jalan Sakura yang begitu aneh , di tatapnya punggung sang istri dengan sejuta pertanyaan dalam kepalanya.
Naruto segera mandi lalu mengenakan pakaiannya , Sasuke pun sudah terlihat memakai pakaian biasanya , keduanya saling diam di dalam kamar Sasuke , masih bingung dengan kejadian semalam
"Sasuke Naruto masakannya sudah siap" ucap Sakura dari dapur memecah lamunan mereka berdua
keduanya nya saling tatap ,heran dengan sikap Sakura yang terlihat normal
dengan langkah ragu mereka datang ke dapur ,duduk di atas kursi meja makan
tatapan Sakura terlihat kosong , matannya begitu sayu ,samar wajahnya masih terlihat merah bekas tamparan , lehernya penuh dengan tanda bekas semalam
"itadakimasu" ucap Sakura sendiri lalu menyantap masakannya
Naruto mencoba untuk membuat suasana terlihat senormal mungkin dengan mulai mamasukan masakan Sakura kedalam mulutnya
"Sakura???" panggil Sasuke pelan
Sakura hanya menoleh , tidak menjawab sepatah katapun
Sasuke benar-benar kacau ,dia tidak bisa memasukkan makanan kedalam mulutnya , terus berpikir , bagaimana mungkin dia memperkosa istrinya dengan sahabatnya??? Sasuke terus menyumpahi dirinya sendiri dalam hati
"kemana Sakura?" tanya Sasuke saat istrinya terlihat menuju keluar dengan baju yang lebih tertutup dari biasanya
"sejak kapan panggilan jalang itu hilang Sasuke?" Sakura balik bertanya tanpa melihat wajah suaminya
"sakura ... maaf"
suaranya terdengar begitu lirih , Sakura mengendarai mobil tanpa tujuan , tidak mungkin wanita itu pergi ke kantor dengan leher penuh bekas dan cara jalan yang terlihat aneh ini
tidak juga ke toko sahabatnya , itu hanya akan menambah kekhawatiran Ino dan pasti gadis itu akan menyalahkan dirinya sendiri atas kejadian tadi malam karena mengantarkan nya pulang ke rumah,
padahal sebelumnya Sakura sudah berpesan pada ino untuk jangan antar dia pulang ke rumah.
di pantai
air matanya lagi-lagi turun dengan deras ,tapi Sakura benar-benar lelah , dia mengis tanpa suara , bibirnya digigit dengan kasar sampai sedikit mengeluarkan darah berusaha menahan isak tangis
kenapa? kenapa suaminya begitu tega memperlakukan nya seperti seorang jalang? dia tau Sasuke tidak mencintainya ,tapi dia tidak pernah berfikir bahwa Sasuke akan melakukan hal sekeji ini kepadanya .
brukkk
"huaaaaaa hiks hiks mamahhhhhhhh" tangis pecah anak kecil di sebelah Sakura yang berumur sekitar 6 tahun saat tersungkur dan membuat kakinya berdarah
tangis anak itu menyita perhatiannya, badan Sakura dengan refleks berlari menuju anak kecil yang sedang terjatuh tadi
"ssstttt cup cup cup sayangggg" Sakura langsung menggendong si bocah mencoba berusaha meredakan tangisannya
"sakitt hiks hiksss"
akhirnya Sakura mendudukkan si bocah diatas batu karang, tangannya meraih kaki yang membuat pemiliknya menangis ,di tiup-tiup nya luka sang anak.
Sakura merobek rok bagian bawahnya , membalut kaki yang sedari tadi masih mengeluarkan darah ,tangis sang bocah mulai berhenti ,lalu menatap wajah Sakura yang masih sibuk membalut kakinya yang terluka
"terimakasih Tante" ucap sang anak langsung memeluk Sakura setelah Sakura selesai memperban kakinya
"Sama-sama cantikkkkk" Sakura membalas pelukan hangat yang di beri sang bocah
"siapa namamu?" tanya Sakura pada bocah yang masih terus memeluknya
"Naya"
"dengan siapa kau datang ke pantai pagi-pagi begini Naya??"
"aku selalu datang ke pantai sendirian kapanpun aku mau tante"
"bagaimana bisa? dimana keluargamu?" tanya Sakura heran
"rumahku dekat dengan Pantai ini Tante ,disana" bocah yang bernama Naya tersebut menunjuk sebuah rumah yg masih bisa dilihat dengan jelas dari tempat mereka berada
"pantas saja kau berani datang sendiri"
"lagipula orang tua ku selalu pergi ,aku di rumah hanya dengan kakakku ,dan Kakakku juga selalu pergi bekerja Tante , membuatku merasa kesepian dan selalu pergi ke pantai seorang diri" jelasnya pada Sakura
Sakura menatap wajah mungil itu dengan tatapan kasian , 'bagaimana bisa anak sekecil ini ditinggalkan tanpa ada seseorang yang mengawasinya'
Sakura mengantar Naya pulang ke rumahnya , menunggu sang gadis kecil tertidur pulas sembari memasak untuk dimakan Naya nanti setelah bangun.
"siapa kau?" tanya seorang pria berrambut merah yang terlihat heran ada orang asing sedang memasak di dapurnya
"oh maaf ,kau kakaknya Naya?"
"ya , ada apa? apakah adikku melakukan suatu kesalahan?"
"tidak tuan ,bukan begitu ,tadi aku bertemu dengannya di pantai dan Naya terjatuh membuat kakinya berdarah , kemudian aku menolongnya dan mengantarkannya pulang ,karena Naya bilang orang tuanya selalu pergi dan kakaknya selalu sibuk bekerja membuat ku merasa ingin memasak makanan untuknya" jelas Sakura pada pria tersebut
"maaf sudah merepotkanmu"
"tidak , tidak sama sekali"
selesai Sakura memasak ,dia berpamitan pada sang pemilik rumah , pria tersebut menatap heran Sakura yang lehernya penuh dengan warna merah dan biru ,
Sakura yang merasa di perhatikan langsung berusaha angkat kaki
"perkenalkan namaku Gaara" pria tersebut memperkenalkan diri saat Sakura sudah hampir masuk kedalam mobilnya
Sakura menoleh , tersenyum lalu juga ikut memperkenalkan dirinya "Sakura ,tolong jaga Naya dengan baik"
"senang bertemu denganmu . Sakura" jawab Gaara lagi.
.
KAMU SEDANG MEMBACA
sasusakunaru
Romance(21+) Sasuke dan Sakura menikah atas kesepakatan keluarga mereka tanpa rasa cinta diantaranya , sampai pada akhirnya setelah 2 tahun usia pernikahan mereka akhirnya Sakura mengandung, tapi kehamilan Sakura ini dapat dikatakan sebagai kecelakaan. kec...
