Yoona meraih ponselnya yang ada di nakas. Mendial nomor ponsel Yuri dan memberi tahu temannya itu bahwa dirinya tidak masuk kuliah untuk hari ini.
Pagi-pagi buta tadi, tubuh Taehyung tiba-tiba menggigil. Kulitnya sangat panas. Suaminya itu demam. Yoona sudah mengompresnya dengan air hangat. Kini Taehyung sedang tidur di pangkuannya. Jika sudah sakit seperti ini, suaminya itu akan menjadi sangat manja melebihi anak kecil.
"Oppa, ayo bangun. Makan dulu. " Ucap Yoona lembut. Menyeka keringat dingin di sekitar wajah Taehyung.
Bukannya menuruti ucapan Yoona, Taehyung justru mendorong tubuh Yoona hingga terlentang di atas ranjang dengan tubuh lemahnya.
"Oppaaaa. Nanti buburnya keburu dingin. " Pekik Yoona pelan. Suaminya itu menindih tubuh nya, bibirnya bergerilya di sekitar leher Yoona.
"Oppa tidak butuh bubur ataupun obat. Akan lebih cepat sembuh kalau kita kembali bercinta. " Bisik Taehyung serak.
Yoona mendengus kecil. Yoona juga pernah mendengar tentang teori itu, tapi Yoona belum mempercayainya. Bagaimana bisa tubuh lemah saat sakit masih mampu untuk bercinta. Ada-ada saja.
"Jangan membual. Semalam kita juga sudah bercinta tapi buktinya oppa sakit. Sekarang masih ingin bercinta lagi. Padahal kita juga belum membersihkan diri sepenuhnya. " Papar Yoona.
Memang benar. Yoona maupun Taehyung belum ada yang mandi setelah percintaan semalam. Taehyung yang tiba-tiba sakit dan Yoona sibuk mengurus suaminya.
"Serahkan semuanya kepada oppa. " Bisik Taehyung dengan nafas memburu.
Yoona akhirnya pasrah, menurut saja apa mau suaminya.
Taehyung melucuti satu persatu kain yang melekat di tubuh Yoona. Kemudian melepas bajunya sendiri. Tangan Yoona terulur, meraba keseluruhan badan suaminya yang memerah sebab demam yang dialaminya.
Taehyung merunduk. Meraih bibir Yoona dan melumatnya dengan kasar. Yoona melenguh oleh serangan yang Taehyung berikan. Bagaimana bisa, tubuh yang sedang lemah itu masih sangat perkasa di atas ranjang.
Dulu ketika Taehyung sakit dan Yoona merawatnya, status mereka masih berpacaran. Sehingga bercinta tidak termasuk dalam pengobatan sakit Taehyung. Ini akan menjadi pengalaman baru bagi Yoona, bercinta dengan orang sakit demam.
Setelah tubuh keduanya sama-sama telanjang, Yoona merasakan betapa tingginya suhu tubuh Taehyung. Yoona meraih kepala Taehyung, menghentikan ciuman pria itu di bibirnya. Kini Taehyung dan Yoona saling berpandangan. Mata Taehyung terlihat sayu namun penuh gairah. Sementara Yoona menatap khawatir ke arah Taehyung.
"Badan oppa panas sekali. Kita ke rumah sakit saja. " Ucap Yoona pelan.
Taehyung menggeleng pelan. Menurunkan kedua tangan Yoona. Mengaitkan dengan tangannya dan membawa tautan tangan keduanya ke atas kepala Yoona.
"Istri oppa adalah obat yang paling mujarab. " Sahut Taehyung sebelum kembali menyerang bibir Yoona.
Letupan gairah yang Taehyung pantik berhasil mengalihkan rasa khawatir yang Yoona rasakan. Tubuh keduanya menyatu dengan sempurna. Tak banyak yang Yoona lakukan selain pasrah di bawah tindihan Taehyung.
"Oppa... " Lenguh Yoona. Kedua matanya terpejam rapat, menyelami lautan gairah yang membuat Yoona semakin tenggelam hingga dasar. Tidak mengira saat sakit pun suaminya masih sama perkasanya di atas ranjang. Sensasi nikmat dari gerakan Taehyung di atas tubuhnya berpadu dengan panas membara dari tubuh yang sama.
Taehyung membalik posisi mereka, menjadikan Yoona di atas tubuhnya. Yoona mengangkat tubuhnya, menumpukan kedua tangannya di dada Taehyung. Menatap suaminya yang memejamkan mata.
KAMU SEDANG MEMBACA
ISTRI DOSEN (21+)
Roman pour AdolescentsYoona itu unik. Ketika semua orang ingin mendapat pengakuan dari Taehyung di sisi pria itu. Yoona justru memilih menyembunyikan diri. Statusnya sebagai istri Taehyung tidak ingin diketahui oleh siapapun. Apalagi oleh mahasiswa yang menjadi fans bera...
