What Happened in His Life Before

192 27 19
                                        

Jungkook terus melajukan mobilnya kencang. Ponselnya terus menghubungi istri tercinta, bergantian dengan Jiae dan Suga, tapi sama sekali tak ada jawaban. Junghwa juga belum memberikan kabar tentang keberadaan istrinya. Dan itu semakin membuatnya resah. Ke mana Yein, apakah dia baik-baik saja? Apa yang terjadi padanya sampai ia tidak ada di rumah?

Tin! Tak peduli hujan dan tak peduli berapa puluh mobil di hadapannya yang Jungkook dahului. Mungkin semua pengendara itu mengucapkan berbagai macam cacian pada Jungkook yang mencapai kecepatan maksimal di tengah hujan deras seperti ini. Dia tidak peduli, yang ada di otaknya saat ini hanyalah ia ingin segera menemukan istrinya, permata hati yang tengah mengandung anaknya. Ya, dialah Yein, wanitanya, dan pusat hidupnya.

***

“Kau tampaknya bahagia dengan pernikahanmu,” ucap Myungsoo yang tiba-tiba sudah berjalan di samping Yein. “Jungkook selalu mengantarmu, dan kalian selalu terlihat harmonis.”

“Tentu saja, dan aku bersyukur tentang itu,” jawab Yein.

“Kau tidak mau tahu tentang masa lalu Jungkook?” Myungsoo kembali bertanya.

“Apa maksud Anda Dokter Kim?” Yein bertanya menyelidik.

“Masa lalu suamimu yang selama ini disembunyikan dari semua orang, sehingga dia tampak sebagai pria yang sempurna tanpa celah.”

Yein menghentikan langkahnya. Ditatapnya dingin atasannya itu. Rasa kagumnya pada sosok dokter itu hilang seketika. Dia sungguh tidak menyangka kalau Myungsoo sampai harus membuka masa lalu Jungkook hanya karena ia tak suka kalau Yein menikahi Jungkook.

“Bukankah Anda keterlaluan? Anda sampai harus membahas masa lalu suamiku hanya karena Anda tidak suka aku menikah dengan Jungkook, apa sebenarnya maksud Anda hah!?”

“Jungkook pernah menderita obsessive love disorder,” ucap Myungsoo tanpa peduli pada Yein yang marah. “Gejalanya cukup akut sampai dia harus mendapat perawatan psikiater. Kau tahu apa sebabnya? Karena kekasihnya meninggal dalam kecelakaan saat mereka sedang berkencan tiga tahun lalu. Kecelakaan itu terjadi karena kelalaian Jungkook. Kekasihnya koma karena kecelakaan itu dan Jungkook merasa bersalah. Kejadian itulah yang memicu gejala obsessive love disorder pada Jungkook. Hampir setiap hari Jungkook ada di samping kekasihnya yang koma dan tidak beranjak. Dia bahkan melarang siapa pun untuk menyentuh kekasihnya karena ia merasa kekasihnya hanya miliknya. Dokter dan perawat sampai kewalahan menghadapi Jungkook. Bahkan orang tua kekasihnya pun tidak bisa menyentuhnya.”

“Apa maksud Anda menceritakan semua ini padaku?” potong Yein geram.

“Kekasih Jungkook meninggal setelah dua bulan koma, dan Jungkook depresi setelah itu. Hidupnya kacau dan ia beberapa kali berniat bunuh diri. Hampir setahun Jungkook dirawat sampai akhirnya dinyatakan sembuh.”

“Dokter Kim Myungsoo!” sela Yein nyaris berteriak. “Anda keterlaluan! Masa lalu adalah masa lalu, aku tidak peduli. Bagiku saat ini yang terpenting adalah kita saling mencintai dan kita bahagia bersama. Masa lalu hanyalah fase dalam hidup manusia untuk menjadi lebih baik.”

“Keluarga Jungkook menutupi kisah itu karena ia pewaris perusahaan. Mereka tidak ingin nama baik keluarga mereka tercoreng,” lanjut Myungsoo seakan-akan tidak peduli dengan kemarahan Yein. “Aku bukan berniat menjelekkan Jungkook, hanya saja aku ingin kau tahu, Jungkook memang dinyatakan sembuh, tapi kelainan mental seperti itu bisa berulang. Aku hanya khawatir Jungkook bukannya mencintaimu, tapi hanya terobsesi padamu. Asal kau tahu, kau benar-benar mirip dengan mendiang kekasih Jungkook, Lee Halla.”

***

Seharian Yein tak tenang. Ia terus memikirkan perkataan Myungsoo padanya. Bohong jika Yein tidak terganggu dengan hal itu. Lee Halla, mendiang kekasih Jungkook yang mirip dengannya. Benarkah Jungkook jatuh cinta padanya hanya karena ia mirip dengan mendiang kekasihnya? Benarkah kalau Jungkook hanya terobsesi padanya? Jika itu benar, apa yang harus ia lakukan. Ia kini telah mengikat janji sehidup semati dengan Jungkook dan menjadi janda bukanlah sebuah pilihan.

ObsessionTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang