Hallo, semoga kamu suka
Happy Reading.
***
Hari ini Yuna kembali kuliah, menjadi mahasiswi yang benar-benar mahasiswi. Karena dari beberapa minggu kemarin Yuna terlalu sibuk membantu Saga, kadang dia lupa kalau dirinya masih seorang mahasiswi.
"yumi!"-panggil Yuna, sedikit berlari untuk menyesuaikan langkahnya dengan Yumi.
"apa?"
"ikut gue yuk, kekantin" -ajak Yuna.
Langkah Yumi berhenti, "gue bentar lagi ada kelas, gue duluan ya" -ujarnya lalu pergi meninggalkan Yuna.
Yuna terdiam sebentar, merasa ada yang aneh dengan sahabatnya itu belakangan ini. Yumi banyak menghindar darinya. Tidak tahu kenapa. Belakangan ini mereka juga jarang berkirim pesan.
Gadis berambut sebahu itu kembali melanjutkan jalannya ke kantin. Yuna sudah tidak lagi membawakan Saga bekal ke kampus, dia langsung mengirimnya ke studio Saga karena Saga sedang libur dan menghabiskan waktunya di studio untuk bekerja.
Dalam perjalanannya kekantin Yuna sedikit dikejutakan saat melihat Saga sedang berbincang dengan dosen, sepertinya sedang berbicara sesuatu yang penting sampai Saga harus kekampus hari ini. Tidak berniat mengganggu Yuna hanya tersenyum pada Saga yang dibalas senyum juga oleh laki-laki itu.
"Yuna!"
"kenapa van?" -tanya Yuna saat ketua kelasnya itu lari mendekat kearahnya.
"Hari ini jadi ketemu dosen?" -ujar Devan.
Tadi malam Yuna memang meminta tolong pada Devan menemaninya bertemu dosen untuk mengejar beberapa tugas yang tertinggal.
"jadi, kalo gitu sekarang aja ya?"
"iya, ayo"
Yuna mengurungkan niatnya pergi kekantin. Perutnya lapar tapi tugas lebih penting untuk saat ini
Setelah berbincang dengan beberapa dosen yang untung saja tidak marah padanya dan hanya menyayangkan kenapa Yuna bisa meninggalkan banyak tugas padahal dia termasuk ke 'kategori' mahasiswi yang rajin. Saat ditanya alasannya Yuna hanya menunduk sebagai permintaan maaf dan bilang kalau belakangan ini ada beberapa hal yang harus dia urus sampai harus meninggalkan beberapa tugas.
Yuna berjalan bersama dengan Devan dikoridor kampus. Yuna sedang sibuk mencatat apa saja yang harus dia lakukan sebentar lagi di note ponselnya.
"pasti bang Saga ga tau ya kalo lo ketinggalan banyak tugas gara-gara bantu dia?" -ujar Devan tiba-tiba.
"gue emang sengaja ga kasih tau dia, lagian gue seneng kok bantuin dia di project kemarin."
Devan melihat ke arah Yuna sambil menghela nafas, "iyaiya deh, bucin lo ke bang Saga emang kelewatan. Coba aja lo bucinin gue."
"kenapa?" -ujar Yuna sambil tertawa.
"gue bucinin balik."
"Hahahaha, tai lo" -Yuna memukul Devan pelan. "makasih ya van udah nemenin gue ketemu dosen"
"iya santai aja, kalo gitu gue cabut dulu ya, mau ketemu Arka."
Yuna dan Devan berpisah di koridor kampus. Devan melambaikan tangan pada Yuna sambil berlari menjauh dari gadis itu.
"okey, bye van!"
***
Saga baru saja kembali kestudionya setelah bertemu dengan salah satu dosennya dikampus. Merebahkan dirinya di sofa sambil membaca beberapa pesan yang masuk diponselnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
COLD • Min Yoongi
Teen FictionYuna tidak pernah menyesal memilih universitas ini, untuk pertama kalinya dia merasa keputusan yang dia ambil adalah keputusan paling tepat. Terlebih lagi saat bertemu dengan Saga, memutuskan untuk jatuh cinta pada pandangan pertama adalah hal terba...
