Chapter 29

3.4K 453 151
                                        

Hallo, semoga kamu suka
Happy Reading.

***

Siang ini setelah selesai dengan ujiannya, Yuna menyempatkan waktu memasakkan makan siang yang akan diantarkan kepada Saga.

Kalau biasanya dia mengirimkan masakannya menggunakan ojek online, hari ini Yuna akan mengantarkannya sendiri sebagai tanda terimakasih pada Saga karena sudah meminjamkannya mobil dan mengizinkan Yuna pergi kestudionya untuk mengambil buku catatan yang tertinggal.

Untung saja buku yang sangat penting itu benar ada di studio Saga, tergeletak disofa persis seperti yang Saga bilang. Jadi malamnya Yuna bisa fokus belajar tanpa harus merangkum ulang.

Dengan membawa satu kotak bekal makan di tangan kanannya Yuna menekan bel yang ada di tembok sebelah pintu. Menunggu beberapa detik, tak lama pintu studio Saga terbuka, tapi kali ini bukan Saga yang membukannya tapi Arka dengan raut wajah yang begitu panik.

Perasaan Yuna tiba-tiba tidak enak saat untuk pertama kalinya melihat studio Saga yang selalu rapi menjadi berantakan seperti ini.

Yuna melihat Saga yang sedang duduk disofa dengan kepala tertunduk dan rambut yang terlihat berantakan. Saat Yuna ingin meraih pundak Saga sebuah tangan menahan Yuna.

"na, mending lo keluar sekarang ya." ujar Arka.

Belum sempat Yuna menanyakan kenapa dia harus keluar, Saga yang barusan duduk dengan kepala tertunduk langsung berdiri saat menyadari kehadiran Yuna disana.

Wajahnya merah padam. Matanya, untuk pertama kalinya Yuna melihat tatapan itu.

Saga menunjuk Yuna dengan jari telunjuknya. "gue kira lo beda," Pria itu tertawa sinis pada Yuna yang sekarang demi apapun sedang sangat ketakutan. "ternyata lo sama aja kayak cewe lain."

Walaupun ragu, Yuna berusaha untuk menanyakan apa yang terjadi dan apa maksud Saga mengatakan itu padanya.

"maksud lo apa kak? gue baru selesai ujian, gue bawain makanan buat lo."

Saga membuang mukanya bersamaan dengan dengusan sinis. "ngga usah belaga bego." Dia menundukkan kepala sebelum kembali manatap Yuna, gadis itu bisa melihat ada tatapan kecewa di mata Saga.

"gue kira lo bisa dipercaya.." ujar Saga lemah.

Yuna makin bingung dengan situasinya sekarang. Gadis itu menatap Arka yang berdiri dibelakang Saga dan wajah yang masih sama panik.

"na, kita keluar dulu ya. Gue jelasin semuanya didepan." Tanpa basa-basi lagi Arka menarik tangan Yuna keluar studio.

Diluar studio Yuna langsung melepaskan tangannya dari genggaman Arka. Dia menatap Arka menuntut penjelasan tentang apa yang terjadi.

Bukannya menjawab Arka malah menyodorkan ponselnya pada Yuna. Dia bisa melihat ponsel Arka membuka halaman twitter universitasnya. Ada satu thread yang sepertinya harus Yuna baca.

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
COLD • Min YoongiTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang