Kageyama dan Ushijima makan di sebuah restoran cepat saji. Memesan burger ukuran besar, kentang goreng, dan minuman soda.
Tidak ada percakapan diantara mereka yang dasarnya sama-sama pendiam.
"Kau mau apa lagi?"
"Mm es krim?"
Ushijima melemparkan dompetnya pada Kageyama dengan satu tangan sedang tangan satunya memegang cola. Setelah menangkap dompet itu, Kageyama pun berjalan kearah kasir dan memesan es krim.
"Terimakasih Ushijima-san" Kageyama kembali ke tempat duduknya semula. Ia tersenyum sedang Ushijima tak melihatnya.
"Hmm"
.
Keduanya pun pulang menuju dorm dengan berjalan kaki. Sepanjang jalan Kageyama memegang ujung jaket Ushijima dari belakang.
Tak sengaja malam itu mereka berpapasan dengan Oikawa dan Iwazumi.
"Oikawa-san"
Ushijima yang sebelumnya tidak menatap pada Kageyama kini jadi menoleh. Lelaki itu melihat kearah si raven sebentar sebelum melihat Oikawa.
"Yahoo Tobio-chan lama tidak bertemu.. Apa kau masih jadi raja lapangan? Ah maaf-maaf maksudku bagaimana kabarmu" Ia terkekeh
"Oikawa.." Iwazumi sedikit menggeram dengan tingkah sahabatnya.
Mata Kageyama turun kebawah. Julukan itu membuatnya tak senang. "Aku sudah berubah Oikawa-san.." Ia masih tak menatap pada lawan bicara.
"Oh ya? haha menarik, bagimana bisa? Dia membuat mu takluk huh?" Oikawa mengangkup dagu Kageyama dan mendekatkan wajahnya. "Katakan Tobio-chan, apa kau masih menyukaiku?"
"..." Kageyama terdiam mencerna pertanyaan Oikawa. Kini mereka saling berpandangan.
"Ayo pergi, Kageyama." Ushijima menggandeng tangan Kageyama dan membawanya pergi dari sana.
"Kau buru-buru sekali Ushiwaka.."
Dua orang itu saling memandang dan Oikawa tersenyum miring.
"Aku tidak ada urusan denganmu." Lelaki besar itu kembali berjalan membuat Kageyama sedikit tersentak dan berusaha mengikuti.
Oikawa masih tersenyum miring. "Entah ini hanya dugaanku atau memang benar.."
"Apa?"
.
.
.Kageyama terseret-seret sebelum akhirnya mampu mengimbangi langkah kaki Ushijima. Ia pun mengadahkan kepala untuk menatap lelaki jangkung disampingnya.
Aneh, kenapa Kageyama merasa Ushijima sangat sensitif dengan Oikawa.
"Ushijima-san, apa kau sedang marah?"
"Tidak"
"Kau kesal denganku?"
"Tidak"
"Kau menyukai Oikawa-san?"
"Tidak." Ushijima mengerutkan kening lalu balik menatap si blueberry. Pertanyaan tidak masuk akal macam apa itu.
"Lalu kenapa kau terlihat kesal?"
"Kau itu banyak bicara ya." Ushijima melepas genggaman tangannya lalu berjalan mendahului si raven.
Kageyama mempoutkan bibir dan alisnya menekuk. "Ditanya baik-baik malah marah, dasar tidak jelas.." Rutuknya pelan.
Sampai di dorm Ushijima masih belum mengucap apa-apa, lelaki itu masuk ke kamar begitu saja meninggalkan Kageyama.
Kageyama tentu heran namun ia tak mau ambil pusing. Ia juga segera berbalik untuk kembali ke dalam kamarnya.

KAMU SEDANG MEMBACA
Loves That Good Boy (Ushikage) S1End
Short StoryJika bukan karena Ushijima, Kageyama tak mungkin masuk Shiratorizawa. warn: ooc, bxb, mature content, badboy Ushiwaka. Start: 11/09/21 (Season 1 end)