happy reading
playlist : Hate You + Love You - Cheat Codes
.
Sesungguhnya dari kemarin kemarin Sam ingin mengajak Sky jalan jalan dengannya, menyusuri keindahan dunia yang fana. Tapi baru hari keduanya mempunyai waktu luang -lebih tepatnya Sky, karena Sam selalu memiliki waktu luang untuk sekedar mengajak Sky jalan jalan.
Dan Sky, setiap kali melihat wajah Sam dengan permintaannya, ia selalu merasa sungkan untuk menolak. Jika boleh di beritahu, entah sudah berapa puluh kali ia menolak setiap permintaan Sam. Mulai dari- yahh, tidak perlu di sebutkan lah ya. Karena itu selalu membuatnya merasa bersalah.
"Janji gak sampe malem?"
Sam menekuk alis tanda tanya, dengan tangan yang bergerak gerak memainkan kunci mobil di jarinya.
"Gimana nanti," jawabnya enteng.
Olive menahan mulutnya agar tidak mengeluarkan umpatan.
"Gak sampe malem, atau gak sama sekali?"
Sam terkekeh, ia menegakkan tubuhnya mendekat ke arah Sky, membuat perempuan itu mundur selangkah dari tempatnya berdiri.
"Oke, cantik."
Melihat senyum manis di bibir Sam, membuat Sky ingin ikut tersenyum, tapi.. sesuatu dalam di dalam sana terasa sangat mengganjal.
Meski gelenyar aneh terasa saat Samudra mengatakan itu, tapi hatinya bergetar merindukan seseorang yang dulu selalu memanggilnya dengan sebutan yang sama.
"Ayo, masuk."
"Sam!"
Lamunan Sky buyar, keduanya menoleh pada sumber suara. Dimana seorang perempuan dengan jedai yang mengikat rambutnya berjalan ke arah Samudra.
"Dateng ya?"
Yang tertangkap di mata Sky, perempuan itu menyodorkan sebuah kertas yang ia juga dapatkan tadi. Undangan, dan kertas itu di berikan langsung oleh Amelia Lakeswara kepada Samudra Thalassa.
Damn. Mengapa ia merasa tak terima? Entah dengan Amel yang memberikan undangan itu secara langsung atau.. hal lain yang memunculkan rasa baru dalam hatinya. Seperti.. cemburu?
Haha lol, sejak kapan ia merasa cemburu? Tidak pernah sama sekali.
Persetan. Sky berjalan meninggalkan kedua orang itu, memutari mobil dan masuk ke dalamnya, menunggu Sam dan.. sial, mengapa laki laki itu lama sekali?!
Sky bergerak untuk membuka kaca di pintu pengemudi, namun belum sempat karena pintu itu lebih dulu di tarik dari luar membuatnya hampir tersungkur ke depan jika saja Sam tidak menangkapnya.
"Lo gapapa? Mau ngapain?" Tanya Sam menunduk mencari wajah Sky yang tubuhnya sedang ia pegangi seperti orang yang sedang merangkak.
Perempuan itu terkejut, tentu. Sky menghentak pegangan Sam di lengannya, lalu kembali membenahkan posisi duduknya, memberengut kesal disana.
Sam ingin tertawa, tapi melihat raut Sky saat ini membuatnya menekuk alis tanda tanya. Kenapa lagi dengan gadis ini?
"U okay? Kenapa? Ada yang sakit?" Tanya Sam saat duduk di kursi pengemudi dan melihat keadaan Sky meski jelas terlihat baik baik saja.
"Gak, gapapa. Jalan aja."
Sam mengangkat alis, lalu mulai mengemudikan mobilnya menembus jalan raya. Sesekali ia menoleh melihat Sky yang masih bungkam tak bersuara.
"Kay?"
Perempuan itu bergumam.
"Sky?"
"Hm?"
KAMU SEDANG MEMBACA
ARNAWAMA [END]
General Fiction"Gue samudra, dan lo langitnya. Setiap gue bergerak, dan apa yang gue lakuin, lo bisa saksi-in dari atas sana. Begitupula sebaliknya. Kita saling paham, saling tau, saling mengerti. Tapi untuk saling menggapai satu sama lain, mungkin itu gak akan pe...
![ARNAWAMA [END]](https://img.wattpad.com/cover/286151825-64-k634592.jpg)