A

4 1 0
                                        


Jangan lupa vote sama komen nya

21+

Selamat membaca
.
.
.
.

Melia Martini, gadis yang masih duduk di kelas 12 SMA ini sedang menunggu teman nya membeli makanan di stand pedagang di kantin.

Tidak lama Sela datang dengan nampan berisikan makanan dan minuman mereka.

"Nih pesenan lo!" Sela menaruh Mie ayam dan Es teh manis di depan Melia.

"Makasih Sel!"

"Sama sama, Mel!"

Mereka makan dengan di selengi mengobrol.

Suara riuh terdengar karna Most wantd sekolah nya datang.

Uh! Pangeran gue ganteng banget sih!

Masa depan gue sini dong!

Kak duduk sini dong, di pelaminan aja deh!

Kakak ganteng banget sih!

Dan masih banyak lagi suara riuh dari yang lain.

Rajandra Jayden, dan kedua teman nya sudah duduk di tempat yang mereka suka di duduki. Mereka terkenal dengan ke nakalan nya.

"Eh Mel! Ganteng banget sih mereka." Ucap Sela berbinar.

"Hm." Ucap Melia sedang mengunyah mi ayam.

"Pulang main dulu ya?" Ajak Sela.

"Kek nya gak bisa deh sel, gue di suruh pulang. Maaf." Sela menganggukkan kepala nya mengerti.

Bel masuk berbunyi membuat semua murid memasuki kelas nya masing-masing.

.

"Dah Mel!" Sela melambaikan tangan nya di dalam mobil jemputan nya.

"Dah!" Melia membalas lambaian tangan Sela.

Melia menuju halte terdekat di lingkungan sekolah nya. Menunggu Bus untuk sampai ke rumah nya.

Bus datang, semua yang menunggu di halte masuk. Bus langsung melesat menjauhi halte.

Ceklek!

"Mah aku pulang." Melia langsung masuk ke rumah nya.

"Eh anak mama udah pulang, kamu mandi ya nanti makan." Ucap Mama nya, Manda.

"Siap mah!" Melia langsung menuju kamar nya.

Karna rumah nya berlantai satu jadi kamar Melia di dekat ruang tamu yang sekaligus ada tv.

Melia menaruh tas nya di meja belajar dan ia merebahkan tubuh nya di kasur empuk nya.

Setelah di rasa tidak terlalu lelah, Melia menuju kamar mandi, melakukan ritual mandi nya.

Kini Melia sedang makan dengan di temani Mama nya di meja makan.

"Mel sayang?" Panggil Manda.

"Iya, kenapa Mah?" Tanya Melia sesudah menelan makanan nya.

"Nanti malam bakal ada teman nya Mama sama Papa jadi kamu juga harus ikut nemuin ya." Ucap Manda.

Melia hanya menganggukan kepala nya saja, mengerti. Manda tersenyum lega.

Malam pun tiba, Melia kini sedang berdandan di depan meja rias nya. Melia memakai dress yang di berikan Manda.

Tok tok tok

"Sayang, cepet tamu nya udah datang." Ucap Manda di depan pintu.

"Iya Mah, ini udah."

One LoveTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang