Maaf ini untuk 18+ umur belum 18 maaf menjauh.
Sori, kalo gak ngfeel.
Selamat membaca👍👍
.
.
.
.
.
.
.
Alpha yang sedang menonton filem biru terusik dengan ke bisingan di luar rumah nya itu. Ia menengok keluar memastikan keadaan.
"Orang pindahaan." Gumam Alpha sambil melihat orang yang menurun kan barang di mobil ke halaman rumah yang berada di sebelah rumah nya.
Setelah nya Alpha menuju kamar mandi untuk menuntaskan hasrat nya.
Malam...
"Sarah..." panggil Mama Sarah kepada anak nya.
"Iya ma, sebentar." Balas Sarah karna sedang berpakaian.
Tak lama Sarah datang menuju Mama nya.
"Ada apa ma?" Tanya Sarah.
"Kamu kasih brownis ini sama tetangga kita yang di sebelah kanan rumah kita ya." Ucap Mama Sarah.
"Sama mama aja lah. Aku masih belum selesai beres beres." Elak Sarah.
"Mama belum mandi lho ini, sama kamu aja ya. Sekalian kenalan." Sarah terpaksa mengiyakan titahaan Mama nya ini.
Dengan cemberut Sarah keluar dari rumah nya dan menuju rumah di sebelah kanan nya.
Ting tong ting tong!!
"Ish! Kemana sih tuh orang bikin kesel aja. Ck!" Dumel Sarah sambil terus menekan bel rumah.
Sementara di kamar bernuansa abu-abu mendecak kesal kepada orang yang menekan bel nya dengan tidak sabaran.
Setelah memakai celana selutut, Alpha meraih koas dan memakai nya sambil berjalan.
Ting tong ting tong ting tong ti--
Ceklek
"LAMA BANgeett sih, eh sori." Ucap Sarah memelan karna melihat seorang pria tampan di hadapan nya.
'Untung gue yang ngasih.' Batin Sarah.
"Woy! Mau ngapain lo mencet bel rumah orang dengan brutal?!"
Lamunan Sarah buyar. "Eh ini ada sedikit kue itung itung salam perkenalan. Gue orang baru di sini. Nih!" Sarah menyodorkan brownis yang beralaskan piring.
Alpha menatap keseluruhan dari atas sampai bawah gadis di depan nya ini. Sarah mempunyai badan yang bagus, menonjol di area tertentu, memiliki kulit putih dan berwajah cantik.
Apalagi kini Sarah memakai gaun tidur nya yang berbahan tipis sepaha dan bertali spageti.
"Hei!" Sarah melambaikan tangan nya di wajah Alpha.
"Orang baru ya, yuk main dulu sama gue." Alpha menarik tangan Sarah masuk ke rumah nya.
Alpha membawa nya keruang santai mendudukan Sarah di sofa dan Alpha berlalu menuju dapur.
"Anjir tuh om-om narik tangan gue kenceng banget, gak papa deh yang penting ganteng. Hehe.." Sarah terkekeh sendirian.
Tak lama Alpha datang membawa minuman dan pisau kue. Alpha duduk di samping Sarah.
"Nama kamu siapa?" Tanya Alpha sambil memotong Brownis.
"Sarah om." Jawab Sarah cepat.
"Jangan panggil om. Mas, Mas Alpha, aku itu masih muda. Btw, makasih Brownis nya."
