05 : Kim Hyun Jae

42 17 79
                                        

*Beberapa hari kemudian

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

*Beberapa hari kemudian

Author POV

Gadis misterius itu benar-benar membuat Jungkook terus-terusan merasa bersalah. Bahkan setelah berhari-hari terlewati, pikirannya tetap dipenuhi oleh gadis itu. Jujur saja goresan luka gadis itu masih menjadi beban pikirannya sampai saat ini. Luka itu tidak terlihat biasa saja, luka itu dalam dan ia bisa mengatakan jika itu adalah luka yang parah.

Jungkook merasa bersalah karena tidak sedikitpun membantu gadis itu bahkan saat ia bersusah payah untuk berdiri sekalipun. Terlebih ketika gadis itu menatapnya nyalang seolah-olah ia adalah laki-laki terburuk yang pernah ada.

Tapi, Jungkook sendiri tidak mengerti dengan dirinya. Mengapa ia tak pernah menggunakan cara yang baik untuk berbicara dengan gadis itu? Mengapa ujungnya selalu saja emosi? Apakah sifat emosiannya ini menular dari Suga-hyung? Sepertinya iya.

Lihatlah beberapa hari yang lalu, ia bersikap sangat kasar. Tentunya ia sangat merasa bersalah, ia sangat ingin meminta maaf. Belakangan ini, Jungkook selalu pergi ke danau dekat markasnya, bahkan sekarang ia menjadi sering datang ke apartemen Ji Ah hanya karena ingin mencari gadis misterius itu. Tapi ia gagal, ia tidak pernah menemukan gadis itu lagi.

"Kookie...apa kau baik-baik saja? Kenapa melamun seperti itu hm?" tanya Ji Ah menginterupsi lamunan Jungkook.

Jungkook pun sedikit tersentak, lalu dengan cepat menoleh ke arah Ji Ah yang ternyata sudah duduk di sampingnya.

"Berhentilah memanggilku dengan nama panggilan itu. Kita sudah putus Ji, jadi aku tidak suka kata itu keluar dari mulutmu. Kau tahu kan? Panggilan itu hanya boleh digunakan oleh orang-orang spesial dalam hidupku, dan kau tidak lagi termasuk di antaranya." ujar Jungkook sambil menatap manik mata Ji Ah.

"Berhenti berbohong Kook! Kau masih mencintaiku! Berhentilah bersikap seolah-olah kau sudah benar-benar melupakanku! Buktinya kau selalu datang ke sini hanya karena aku sakit! Kau khawatir Kook! Kau masih sangat mencintaiku!" bentak Ji Ah tiba-tiba.

Seketika Jungkook terkekeh setelah mendengar kalimat Ji Ah yang sangat percaya diri itu.

"Di sini kau lah yang salah Ji, lalu kenapa malah kau yang marah dan membentakku seperti itu?! Bukankah seharusnya kau meminta maaf?! Ya benar! Aku memang khawatir dan aku memang masih sangat mencintaimu Ji! Tapi apakah kau sadar jika kesalahanmu itu terlalu besar untuk bisa dimaafkan?!" ujar Jungkook balas membentak.

Ji Ah pun terdiam, bukan maksudnya mau membentak Jungkook. Tapi, jujur saja ia sangat kesal dengan sikap Jungkook yang selalu membuatnya bingung. Mereka sudah putus dan Jungkook sudah berkali-kali menekankan itu, tapi di saat Ji Ah sakit, nyatanya Jungkook selalu khawatir dan datang untuk merawatnya.

"Aku tahu aku salah Kook! Aku pun sudah meminta maaf berulang kali! Tapi kau masih sama saja! Dan sekarang, kau bilang aku harus meminta maaf? Apa kau tuli Kook? Harus seberapa banyak lagi kata maaf agar kau bisa memaafkanku?!" pekik Ji Ah yang sudah merasa semakin kesal.

UNTOLDTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang