Kalau sedang dalam mode anjingnya, Yeonho sama seperti anjing lainnya, suka jalan-jalan. Biasanya dia jalan-jalan setiap pagi ditemani satu atau dua orang member, jalan-jalannya juga tidak terlalu jauh, cuma di sekitaran kompleks.
Tapi sejak beberapa hari lalu para member sibuk dan nggak ada yang nemenin Yeonho jalan-jalan, dia jadi mau nggak mau jalan-jalan sendiri. Dan kelihatannya Yeonho menikmati banget jalan-jalan sendiri-nya...
"Yeonho-ah, mau jalan-jalan ya? Hyung temenin yuk", ujar Hoyoung.
"Nggak usah Hyung! Aku bisa sendiri" (pake bahasa anjing) ujar Yeonho sebelum melesat keluar pintu.
"Anak itu belakangan kayaknya jalan-jalan sendiri mulu" (pake bahasa kucing) gumam Dongheon yang tiba-tiba muncul di sebelah Hoyoung.
"Iya Hyung. Biarin aja lah, mungkin Yeonho juga butuh waktu sendiri", ujar Hoyoung.
"Apaan? Yeonho kenapa?", tanya Gyehyeon yang baru keluar dari kamar mandi, sudah biasa dia mendengar Dongheon dan Hoyoung ngobrol dua bahasa begini.
"Nggak apa-apa kok", jawab Hoyoung sambil tersenyum.
*
Hujan turun cukup deras, dan Yeonho masih belum pulang juga.
"Yeonho mana ya?", ujar Yongseung khawatir.
"Mungkin dia lagi main air di kubangan mana gitu", ujar Dongheon sambil bergidik, sebagai kucing, bulu kuduknya merinding membayangkan kubangan air.
"Kalau Yeonho-hyung diculik orang gimana?", tanya Kangmin.
"Iya, dari kemarin di tv kan banyak pencurian binatang peliharaan pake obat bius gitu", uajr Minchan yang hobinya nonton berita di tv.
"Ayolah kita cari keluar Gyehyeon-ah, nanti kamu bisa baca pikiran orang-orang, aku bakal tanya sama binatang yang lain", ujar Hoyoung.
"Ok, Hyung", jawab Gyehyeon.
"Kalau gitu aku, Yongseung, sama Kangmin juga bantu cari", ujar Minchan. Yongseung dan Kangmin menganggukkan kepalanya.
"Jangan ada yang ngajak aku ya", ujar Dongheon.
"Iya, Hyung... dari tadi juga nggak ada yang manggil Hyung kok", ujar Hoyoung sambil menyiapkan payung.
*
"Dari tadi aku tanya banyak kucing tapi nggak ada yang tahu", ujar Hoyoung, dia sudah bertanya pada setiap kucing yang dia lewati sepanjang perjalanan.
"Burung yang di genteng itu nggak tahu juga Hyung?", tanya Gyehyeon.
Hoyoung mencoba berkomunikasi, "Iya, dia sih barusan dateng katanya", ujarnya kecewa.
"Dari tadi juga nggak ada orang yang bisa dibaca pikirannya. Pada kemana sih ini orang-orang?", ujar Gyehyeon kesal.
Beberapa saat kemudian mereka bertemu seorang ibu yang sedang menggandeng anak laki-lakinya yang masih kecil. Gyehyeon segera mengerahkan kekuatannya untuk membaca pikiran anak kecil itu.
"Hyung! Aku tahu Yeonho dimana", ujarnya sambil tersenyum senang.
Gyehyeon lalu memimpin jalan menuju minimarket kecil di pinggir jalan besar, terlihat di sana sedang ada sekelompok orang yang sedang mengerumuni sesuatu. Saat Hoyoung dan Gyehyeon mendekat, mereka mulai mendengar suara percakapan yang terjadi,
"Aduh lucunya!" (elus elus)
"Guk! Guk!"
"Ini makan lagi, habisin ya..." (elus elus)
"Guk! Guk!"
"Ini ada lagi daging sama air, dimakan juga ya..." (elus elus)
"Guk! Guk!"
Hoyoung tertawa kecil dari kejauhan, "Uri-Yeonho... untunglah dia nggak kenapa-kenapa", ujarnya.
"Siapa sih yang nggak suka Yeonho", ujar Gyehyeon sambil tersenyum.
"Yeonho-ah!", panggil Hoyoung sambil berjalan mendekat.
Yeonho menolehkan kepalanya dan menyapa Hoyoung dengan riang.
"Ini anjingmu?", tanya seorang ibu-ibu.
"Iya, Bu", ujar Hoyoung sambil tersenyum.
"Ibu kirain nggak ada yang punya, dia sering mondar-mandir sendirian. Setiap ke sini Ibu selalu sediain makanan. Nggak apa-apa kan?", tanya Ibu itu sambil mengelus kepala Yeonho.
"Iya, nggak apa-apa Bu, dia emang makannya banyak kok", ujar Gyehyeon.
*
Di perjalanan pulang,
Semua member yang tadi keluar mencari Yeonho sudah bertemu dan jalan ke dorm bersama, hujan juga sudah reda.
Yeonho sudah kembali jadi manusia, di tangannya ada kantong plastik berisi banyak makanan dari orang-orang di minimarket tadi.
"Jadi gara-gara ini kamu suka jalan-jalan sendiri Yeonho-ah?", tanya Yongseung.
"Hehe... habisnya semua orang pada baik banget, ngasih makanan hehe", jawab Yeonho sambil tersenyum.
"Tapi inget jangan kebanyakan makan lo ya... itu sebagian kasihin aja ke anjing-anjing liar yang biasanya di sebelah rumah", ujar Hoyoung.
"Ok, Hyung", jawab Yeonho.
"Apa perlu aku buatin jadwal diet khusus anjing? Kayaknya aku kemarin lihat di internet", gumam Yongseung.
"Yongseung-ah Yongseung-ah...", ujar Yeonho dengan nada memperingatkan, "Aku gigit lo!"
