Hai epribadiehh!
"Itachi..."
Panggilan seseorang berhasil membuat Itachi dan Shisui menoleh terkejut.
"Mama... "
Itachi langsung memeluk ibunya, Mikoto. Seseorang di belakang Mikoto mendekat dan mengelus pucuk kepala Itachi yang menangis.
"Kami pulang."
"Papa, Mama...."
"Kami merindukan kalian."
Acara melepaskan rindu itu selesai, Itachi kini sudah tenang di samping Papa dan Mama nya. Ia melihat Riyu ikut bersama orang tuanya.
"Kenapa kalian bisa ada di sini? Dan juga kenapa kau ke sini lagi?" Ditatapnya Riyu yang hanya diam berdiri.
"Aku yang mengajaknya." Sahut Papanya. Itachi menatap bingung ketiganya.
Shisui pun menatap mereka serius.
"Kami akan menjelaskan semuanya. Untuk sekarang bisakah Mama dan Papa melihat Sasuke, Itachi?" Mikoto berujar.
"Tadi dokter mengatakan untuk tidak mengganggunya dahulu, Sasuke sedang tidur karena bius."
"Baiklah."
"Lalu apa yang ingin kalian jelaskan? Apa ini menyangkut Sasuke?" Tanya Itachi.
Mikoto menatap Itachi sendu lalu mengangguk. Itachi menatap tidak percaya.
"Apa? Ini menyangkut Sasuke dan kalian menyembunyikan semuanya dariku?!"
"Itachi tenanglah. Sebaiknya kita mencari tempat yang pas. Sai, bisa kau menjaga putra bungsu ku?" Fugaku berujar ke pemuda itu.
"Tentu saja, Paman."
"Kau ikut kami. Ada yang ingin ku tanyakan." Shisui yang ditatap lekat mengangguk tegas.
Keempatnya pergi ke kantin rumah sakit.
"Dengarkan dan jangan menyela."
Fugaku memulai.
"Sebelumnya kami minta maaf, kami melakukan semua ini bukan karna ingin tapi sangat terpaksa."
"Tentang kami yang marah pada Sasuke itu sama sekali tidak benar. Mana mungkin kami lebih percaya rumor bodoh itu dari pada Sasuke kita."
Itachi menatap Papa nya tidak percaya.
"Lalu maksud Papa menampar dan membentak Sasuke dulu? Bahkan mendiaminya hingga berbulan-bulan?" Ujar Itachi datar.
"Itachi..." Tegur Shisui, pacarnya.
"Kami terpaksa melakukannya. Si Hyuga tua itu mengancam akan membawa kasus itu ke pengadilan ketika Papa datang menemuinya di sekolah Sasuke dulu. Papa bisa saja menyewa pengacara yang terbaik untuk Sasuke, namun orang itu malah mengancam akan mempublikasikan kasus ini dan akan melakukan hal yang buruk pada Sasuke. Tentu saja Papa memikirkan apa yang akan dilalui Sasuke ketika rumor itu menyebar di publik, entah apa saja komentar dari publik yang akan diterima Sasuke nantinya. Saat itu juga perusahaan Papa mengalami masalah yang serius hingga membuat Papa harus turun tangan mengurusnya sendiri dengan bantuan para bawahan Papa. Bahkan beberapa cabang perusahaan Uchiha yang berada di luar negeri pun mengalami masalah secara bersamaan membuat Papa benar-benar kewalahan. Dan setelah Papa selidiki, penyebab semua masalah itu adalah karena Hyuuga tua itu." Fugaku menghela nafas sebentar.
"Papa ingin sekali melawannya, namun apalah daya situasinya sedang tidak mendukung saat itu. Akhirnya Papa menurutinya untuk marah dan mendiamkan Sasuke selama setahun sembari memperbaiki masalah di perusahaan. Mama mu juga diminta terlibat, Papa sudah menolak keras tapi tetap saja tidak berhasil. Papa melakukan hal kasar pada Sasuke sebelumnya juga karena mereka mengikuti kami ketika datang ke rumah sakit untuk bukti bahwa Papa benar-benar marah pada Sasuke. Orang-orang Hyuuga mengawasi keluarga kita selama ini, untuk bukti. Kau tau? Papa merasa sangat bersalah ketika sampai di rumah, Papa merasa lemah karena tidak bisa melindungi kalian. Akhirnya Papa dan Mama mu memutuskan pergi keluar kota agar terbebas dari pengawasan orang-orang Hyuuga sembari merencanakan pembalasan. Dan juga salah satu penyebab kita sering berpergian karena tidak tahan mendiami Sasuke."
KAMU SEDANG MEMBACA
[NS] Lost in You√
RomancePair : Naruto x Sasuke ✓ Panggil vi aja. Ini ceritaku yang kedua. Semoga suka Deskripsi? Liat prolog aja ya! Langsung baca aja! buat yang berminat ^^ Karakter asli milik Masashi Kishimoto. NaruSasu Naruto>Naruhina< Happy Reading!! Awas Typo!
![[NS] Lost in You√](https://img.wattpad.com/cover/218905400-64-k816652.jpg)