Sudah cukup !!!
✽ Wheel Of Destiny ✽
•
•
•
Saat ini chenle sedang sibuk rekaman, ia adalah member terakhir yang mendapatkan rekaman. Bukan tanpa alasan sebenarnya, awalnya ia mendapatkan jatah ke dua. Tapi ia meminta untuk menjadi orang terakhir, untung saja salah satu staff yang bertugas mengiyakan kata-katanya.
Setelah menyelesaikan pekerjaan nya, ia keluar dari ruang rekaman. Di sana ia bisa melihat ada renjun dan haechan yang menunggunya, dua orang itu memberikan senyuman hangat pada chenle. Yang dibales oleh chenle senyum tipis, ia menghampiri kedua hyung nya dan berjalan keluar meninggalkan perusahaan.
Kenapa hanya mereka bertiga? Dimana member lainnya?
Mereka sedang mengerjakan proyeck nct lainnya, dan berbeda unit dengan ketiga orang ini. Jeno dan mark sedang sibuk dengan track vidio “misfit”, sedangkan jaemin sedang berlatih dance “ make a wish ” bersama member nct lainnya. Di sisi lain, jisung sedang masa pemulihan kaki. Jadi selama berapa minggu, ia harus melakukan terapi untuk kesembuhannya.
Ketiga orang ini beruntung mendapatkan unit yang sama, unit mereka tidak memerlukan tenaga yang esktra seperti dance. Mereka lebih banyak menggunakan vocal suara, karena unit mereka pure vocalis nct semuanya. Tapi tidak untuk haechan, ia mendapatkan 1 unit tambahan Dan itu bersama jeno dan mark juga.
Selama perjalanan menuju pulang, suasana di mobil sangat hening. Bahkan manajer hyung sampai mengerutkan dahinya, merasa ada yang berbeda. Lalu ia menatap kebelakang, di kursi kedua ada renjun yang sedang sibuk bermain hp. Di sisi kiri ada haechan yang sepertinya tertidur. Lalu ia menatap kursi paling belakang, terlihat chenle yang diam menatap keluar jendela.
Merasa semua terlihat baik-baik saja, manajer hyung kembali ke posisi awal. Sedangkan di sisi lain, chenle masih asik dengan lamunan dan pikiran yang sedang bersarang di otaknya. Ia sangat lelah, bukan hanya lelah tubuh. Tapi lelah pikiran dan batin, terasa hancur semua.
Lalu mata sipit itu tak lama memejamkan matanya, mencoba untuk tidur menunggu mereka tiba di dorm.
✽✽✽✽✽
Sampai di dorm, mereka langsung masing-masing pergi ke kamar. Hari ini haechan dan chenle sengaja untuk tidur di dorm dreamies, meski suasana dorm sepi karena hanya ada mereka bertiga. Alasan lainnya juga, untuk menemani renjun.
Jam 20.00 malam, haechan keluar dari kamar dan pergi menuju dapur. Di sana ia melihat adik kecilnya chenle sedang mengupas apel, lalu ia menghampiri nya.
“ Le, hyung mau satu.” ucap haechan yang tiba-tiba, kedatangan haechan yang begitu tiba-tiba membuat chenle terkejut.
“ Hyung! Kau ini mengangetkan ku tau.” kesal chenle, ia mengembungkan kedua pipinya. Bukan terlihat menyeramkan, malah jatuhnya menggemaskan.
Dengan refleks, haechan mencubit kedua pipi putih itu. Hal itu membuat pekikan nyaring keluar dari mulut sang korban, sedangkan si pelaku asik menertawakannya.
Kalau kalian bertanya di mana jisung dan anak dream lainnya, jisung sudah seminggu yang lalu kembali ke rumah. Sedangkan jaemin, mark dan jeno biasanya mereka menginap di ruang latihan, atau terkadang mereka tidur di studio musik. Mereka lakukan agar saat ada urusan tidak terburu-buru, di tambah jadwal mereka yang padat. Sebenarnya haechan sama dengan mereka, hanya saja tidak seberat mereka yang sangat berdekatan jadwal.

KAMU SEDANG MEMBACA
2. 𝐖𝐡𝐞𝐞𝐥 𝐎𝐟 𝐃𝐞𝐬𝐭𝐢𝐧𝐲 || 𝐍𝐜𝐭 𝐃𝐫𝐞𝐚𝐦
Fiksi Remaja[ 𝙽𝙲𝚃 𝙳𝚁𝙴𝙰𝙼 ] ❀ 𝙱𝚊𝚌𝚊 𝚝𝚎𝚛𝚕𝚎𝚋𝚒𝚑 𝚍𝚊𝚑𝚞𝚕𝚞 𝚍𝚎𝚜𝚝𝚒𝚗𝚢 ❀ ❝ 𝑆𝑒𝑡𝑖𝑎𝑝 𝑐𝑒𝑟𝑖𝑡𝑎 𝑚𝑒𝑚𝑖𝑙𝑖𝑘𝑖 𝑎𝑘ℎ𝑖𝑟 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑙𝑢𝑎𝑟 𝑏𝑖𝑎𝑠𝑎, 𝑡𝑎𝑝𝑖 𝑐𝑒𝑟𝑖𝑡𝑎 𝑖𝑛𝑖 𝑡𝑖𝑑𝑎𝑘 𝑎𝑘𝑎𝑛 𝑏𝑒𝑟𝑎𝑘ℎ𝑖𝑟 𝑏𝑒𝑔𝑖𝑡𝑢 𝑠𝑎�...