4.Hari yang tak terduga

27 5 2
                                        

1 1/2 tahun sudah,andre di indonesia.Dia belum juga bisa,datang ke korea karna urusan pekerjaan nya,belum selesai.

Slama itu mereka hanya menjalin komunikasi lewat aplikasi saja,ya itu vicall

Keadaan tersebut tidak membuat nya merasa kesepian,karna manwol terbiasa di tinggal dengan waktu lama.

manwol bekerja di sebuah hotel sebagai clinik servis,sebenarnya dia bekerja di resto tapi karna kali ini tidak ada patungan uang kos,manwol harus membayar penuh.dan hanya pekerjaan itu lah yang bisa menutupi.

kerjaan di hotel,gaji nya tidak harus potong uang makan.jadi manwol bisa berbagi untuk nya dan keluarga nya.termasuk urusan bekas pernikahan nya dulu.

#dret..dret(suara getar handpone)

Terlihat andre yang menelpon,"haloo"sapa andre di video call nya."hay,"balas manwol."kau sudah pulang sayangku"goda andre.
"sudah,hmm dan aku sudah mandi dan makan"potong manwol sebelum andre sempat berkata."begitu kah?aku merindukan masakan mu"manja andre"kau hanya bilang rindu,tapi nyata nya tidak brusaha datang.nanti aku terbiasa memasak sedikit,gimana?"senyum manwol terlihat namun tak begitu jelas

"kamu seperti biasa,selalu tidak ingin berbagi senyuman."tandas andre."kamu kapan libur?bukan nya kamu mau pulang ke kosan?"tanya andre .

"hm"manwol berenti meminum kopi nya."ouh pantas si pak tua itu,menelpon ku.sudah tempo nya rupa nya"manwol melihat kalender.

"ok yosh besok aku ke sana"menepukan tangan nya yang sehabis maka kue nastar kusakaan nya.lanjut meminum kopi nya

"hahah..hmmm aku ingin bertanya boleh,?"andre yang mengganti suara tawa nya dengan pertanyaan
"tanyakan lah saja"jawab manwol yang belum bisa diam,masih kesana kemari mengerjakan aktivitas nya.

"Kenapa kamu tidak pernah menunjukan ku di akun sosial mu.sedangkan aku yang menunjukan nya.terahir kita bertengkar"
pertanyaan yang sudah di tanyakan beberapa kali oleh nya.

"kita masih pacaran,aku rasa belum saat nya.."manwol pura pura menyisir rambut."tapi kita sudah tinggal bersama selama beberapa tahun belakang ini bukan?apalagi yang kamu ragukan?mari kita menikah"andre sedikit jengkel tapi serius mengajak menikah

"apa aku terlalu jelek untukmu?aku memang tidak setampan mantan suami mu"mimik wajah kecewanya.

"siapa yang bilang dia pria yang tampan?bagi ku dia iblis kecil yang menyebalkan."manwol memotong pembicaraan andre,sambil mengepal tangan ny."Iblis itu"tatapan marah manwoll terlihat jelas

"lalu?"andre lanjut bertanya."bukan nya kamu,tau alasan nya?kenapa kamu masih saja bertanya?orang lain tidak mau di bandingan dengan iblis nakal itu."lagi lagi manwol terlihat kesal.

"Menikahlah dengan ku manwol.."andre membuka obrolan itu lagi

"hem aku sudah duga,kamu hanya diam,tampa kata"suara lirih darinya

"kali ini mari kita ahiri obrolan ini,aku lelah.sampai jumpa"manwol tersenyum,lalu menekan tanda merah.

sampai jumpa"manwol tersenyum,lalu menekan tanda merah

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"MANWOl"Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang