42.Happy ending

41 6 0
                                        

Suatu sore damar sedang berlari dengan tergesa gesa di lorong rumah sakit,karna hari ini manwol akan melahirkan.

Harus nya damar menemani saat pertama,namun di cafe nya ada masalah sedikit hingga membuat nya sendiri yang harus turun tangan.

Harus nya damar menemani saat pertama,namun di cafe nya ada masalah sedikit hingga membuat nya sendiri yang harus turun tangan

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"mah...gimana manwol...maaf tadi ada yang tidak bisa di tunda.."sambil mengatur nafas damar coba bertanya tentang istri nya."tidak apa...anak mu sudah lahir...mamah menunggu mu di luar untuk memberitahukan ini.karna dokter barusan pergi"mamah manwol menjeleskan bahwa istri nya lahiran dengan selamat.

Damar membuka pintu,mendapati istri nya menggendong bayi yang sangat mirip dengan nya."sayang" tak henti damar mengusap air mata yang mengucur deras di pipi nya.

"kemarilah....adzan kan dia...dengan suara mu...papah nya"manwol memanggil damar dan damar langsung mendekati istri dsn anak nya itu

papah nya"manwol memanggil damar dan damar langsung mendekati istri dsn anak nya itu

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Damar pun meng adzan kan anaknya,dengan suara nya yang merdu."mari kita nama kan dendilion..masalah nama panjang biar aku pikirkan"damar menatap seksama wajah anak nya,yang sangat tampan menurun dari nya.membuat wajah damar pun memerah di buat nya.

"apa arti dari nama itu,aku ingin tau"tanya manwol"itulah adalah nama bunga,di mana bunga jenis itu tahan di segala situasi..terbang kemanapun dia bisa bertahan"damar mencium anak nya.

"begitu kah...oh coba perhatikan lebih...dia tampan bukan...dia sangat mirip  mirip dengan mu"manwol tersenyum walau diri nya masih merasa lemas karna banyak nya tenaga yang dia keluarkan untuk buah hati nya.

dia sangat mirip  mirip dengan mu"manwol tersenyum walau diri nya masih merasa lemas karna banyak nya tenaga yang dia keluarkan untuk buah hati nya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"MANWOl"Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang