Bagaimana rasanya jika kau terlempar ke masa lampau secara tiba-tiba? Bahkan kau tidak tahu kenapa? Tidak apa mesin waktu atau apapun! Tapi kenapa setiap aku tertidur, wajah dingin dengan bekas luka goresan di mata kanan nya itu selalu menatapku den...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
" putri Raja Baekje, paling kecil." Hyun Bin mulai mengintrogasi gadis nakal ini.
" jangan memanggilku begitu. Walau aku putri paling kecil mereka, tapi aku adalah gadis pemberani."
" dan ceroboh, jangan lupakan itu." timpal Hyun Bin mengejeknya.
" haish, harusnya aku tetap di istana saja. Aku hanya penasaran dengan kehidupan pedesaan. Tapi aku begitu cepat tertangkap oleh kalian."
" sebenarnya apa niatmu bersembunyi dari kami? Bukankah jika ingin mengenal raja, tinggal saja di istana beberapa hari."
" tidak. Jika begitu aku hanya bisa melihat sikap baiknya saja. Aku ingin lihat si raja gila itu sebenarnya orang seperti apa."
" ternyata bukan Luo Yi saja yang memanggilnya raja gila." gumam Hyun Bin pelan.
" hah? Siapa?"
" tidak, aku memikirkan adikku Kim Hye Rin."
" ahh, iya. Adikmu sekarang jadi permaisuri raja gila itu, ya?"
" iya, nasibnya buruk sekali."
" lalu apa kau mau aku bernasib sepertinya juga?"
" itu urusanmu."
" haish, kau tidak loyal sekali pada calon Ratu Joseon di masa depan ini."
" memang kau benar-benar ingin menikahinya?" tanya Hyun Bin pada gadis itu.
" tidak."
" lalu kenapa kau menyamar untuk mengawasinya?"
" agar aku punya alasan untuk menbatalkan pernikahan itu, apapun akan aku lakukan agar tidak usah menikahi raja gila sepertinya."
" kau gila?! Jika pernikahan ini batal, maka Raja kalian akan menyerang kami. Melawan Silla saja kami masih kewalahan sampai sekarang."
" itu karena kalian payah."
" apa kau bilang?!"
" kalau begitu bekerja samalah denganku. Biarkan aku masuk istana lagi dan menyamar. Aku akan kembali mengamati calon suamiku. Dan aku berjanji tak akan membuat ayahku menyerang kalian."
" haish, tugas dari Suga sudah aku laksanakan. Tapi malah muncul tugas lain yang menghambat tugas utamaku."
" bagaimana?" pertanyaan gadis Baekje ini tak berhasil menyadarkan lamunan Hyun Bin.
" serius dia ingin menikahkanku dengan gadis menjengkelkan ini?! Dia memang cantik, aku terpesona olehnya saat bertemu pertama kali. Tapi setelah tahu sifat aslinya ini.."
" hey! Kau dengar aku apa tidak?!"
" aww!!" Hyun Bin kaget setengah mati saat gadis ini memukul jidatnya dengan keras.
" kenapa kau kasar sekali? Kau itu wanita, tidak boleh seperti itu!"