40. argument

862 145 48
                                        

──────────── ✦ ────────────

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

──────────── ────────────

Author

"Sampai jumpa!" terdengar suara yang keluar dari depan salah satu rumah di Godric's Hollow, yang sudah pasti itu adalah para kawan-kawan James dan Lily Potter yang datang menjenguk.

Sang Healer telah pamit beberapa menit lebih awal dari mereka semua dan kini sudah balik ke St. Mungo, tempat dimana dia bekerja.

Kini Auriga berjalan memimpin di depan sambil meloncat kecil dan bersenandung pelan. Remus memiringkan kepalanya, menatap ke arah perempuan bermarga Black itu aneh.

Auriga pun menoleh, menatap ke arah Remus dengan alis yang naik satu. "Apa, Remus?" dia bertanya, Remus hanya mengerutkan kening. "Kenapa kau tidak menguncir rambutmu?" dia bertanya balik.

Auriga hanya menaikkan kedua alisnya kaget, "Kenapa kau tiba-tiba menanyakan hal itu?" lagi-lagi dia melemparkan pertanyaan kepada lelaki Lupin itu sembari terkekeh pelan.

"Yeah, rambutmu terlihat sedikit berantakan," jawab Remus, menggaruk tengkuk lehernya canggung. "Oh, begitukah? Nah, sudah rapi kan?" balas Auriga, kini telah meraih karet rambut dari saku jaketnya dan menyanggul rambutnya ke atas.

"Much better than before, I assume." komentar Remus, Auriga hanya tersenyum kecil lalu menganggukkan kepalanya semangat. "Trims, Remus," dia membalas, lalu tertawa kecil.

Sirius yang sedari tadi berjalan di belakang kedua orang di depannya saat ini hanya mendengus pelan. "Halo? Apakah kalian ingat ada aku disini? Kenapa aku diabaikan?" dia bertanya setelah berdeham keras.

Auriga pun berbalik, menaikkan alisnya sebelah lalu tersenyum jahil. "Remus, aku mendengar suara, kau tahu darimana asal suara itu?" dia bertanya, pura-pura untuk tidak melihat sosok kakak laki-lakinya yang saat ini mendelik ke arahnya.

"What? Aurie," tajam Sirius, kini menoleh ke arah Remus yang menganggukkan kepalanya. "Suara apa itu? Aku mendengarnya memanggil namamu," katanya, membuat Sirius membuka mulutnya lebar dan memukul punggung Remus kencang.

"Moony, ada aku disini," panggil Sirius, kini mulai merangkul Remus dari belakang. Remus hanya mengerutkan kening. "Aurie, ada yang menggantung di bahuku, sepertinya hantu deh." kata lelaki Lupin itu sekali lagi, Sirius menggerutu kesal.

"Mungkin ada hantu seperti Myrtle, hanya saja tidak bisa dilihat oleh kita." sambung Auriga, kini berkacak pinggang dan mengulum bibir, menahan tawanya untuk meledak saat melihat wajah Sirius yang sangat menggelikan ini.

MISCHIEVOUS, james potter ✔️Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang