🌻05🌻

29.9K 249 5
                                        

SELAMAT DATANG DI LAPAK LOLIPOPGORENG❤

SEBELUM MEMBACA ALANGKAH BAIKNYA VOTE DULU
JANGAN PELIT VOTE DONG!

SPAM KOMENTAR YANG BANYAK AGAR RAMAI LAPAK MAK INI

🚫 DILARANG SINDER 🚫

FOLLOW AKUN INSTAGRAM MAK :
@akulolipop_02

FOLLOW AKUN WATTPAD MAK JUGA JANGAN LUPA

🍬 HAPPY READING 🍬

_______________________________________________

"Serius banget, lagi masak apasih kamu baby?"

Mendengar suara dari belakang tubuhnya, membuat wanita yang tengah sibuk memotong bawang terkejut alhasil jarinya sedikit ke iris oleh pisau tajam.

"Astaga! Zio kamu bikin aku kaget aja, perasaan tadi kamu masih tidur deh kok udah bangun?"

Bagimana tidak terkejut, ketika tadi ia melihat pemuda bernama Zio masih terlelap dalam tidurnya. Dia berniat hati bangun pagi untuk memasak, kasihan nanti kalau Zio bangun tidak ada makanan dalam meja makan. Eh ini malah ia di kejutkan oleh manusia berparas tampan, yang sialnya dia sudah jatuh hati kepadanya.

"Bagaimana aku nggak bangun? Kalau guling hidup aku aja, udah bangun. Mana rajin banget pagi-pagi udah masak," Zio mencium leher jenjang Ana, kini wanita itu hanya menggunakan bra dan celana dalam saja. Karena baju-nya sudah kotor, ia paling tidak suka memakai kembali baju kotor bisa bikin tubuhnya gatal-gatal.

Maklum kulit dia sensitif sekali dengan sebuah kotoran, kedua tangan Zio sudah bertengger manis di pinggang ramping milik Ana sesekali dua buah jarinya bermain-main pada area vaginanya, bulu-bulu hitam itu membuat Zio terpana, apalagi ketika tadi malam ia bisa melihat sepenuhnya liang kewanitaan Ana membuat penisnya kecanduan untuk memasukkan-nya lagi.

"A-ah Zio tangan kamu jangan nakal!" pekik Ana ketika merasakan sebuah kenikmatan di pagi hari ini oleh tangan Zio.

Panas dan perih itulah yang di rasakan Alzio, ketika lengan kekar dia di tabok manja oleh tangan mungil Ariana. Bukannya merasa merah, Zio malah terkekeh pelan rasanya seperti di gigit semut tabokan Ana tadi.

"Akh..."

"Pagi yang cerah ini, bagaimana kalau kita sambut pagi hari dengan nge-sex di dapur kayaknya seru."

Tanpa aba-aba pemuda berparas tampan ini, melucuti pakaian miliknya sampai telanjang dan pakaian Ariana juga. Tubuh Ariana di posisikan di depan dada bidangnya, dengan hati-hati Zio memasukan adiknya melalui anus Ana. Tubuh Ariana sedikit maju ketika adik Zio sepenuhnya memasuki liangnya, niat hati Ariana tadi ingin memasak malah meleset menjadi berolahraga pagi.

Pemuda berambut sedikit pirang, itu bermain-main pada kedua payudara Ariana yang besar terlihat sangat pas sekali di tangan Zio, tubuh bergerak kesana-kemari Zio semakin merapatkan tubuh keduanya sampai penisnya menubruk titik sensitif wanitanya. Kedua tangan berpengangan pada ujung meja dapur, sembari menahan berat tubuhnya yang sedikit membungkuk menampilkan dua buah melon bergelantungan menarik perhatian tangan Zio untuk meremasnya.

"Shhh...."

"S-sakit Zio jangan keras-keras!"

Di baliknya tubuh Ana langsung saja Zio melumat bibir merah muda itu, dan lumatannya di balas oleh Ana. Tangan kekar bergerak turun mengelus punggung polos wanita di depannya, berhenti di pantat besar dan padat sedikit meremasnya.

"Awhh...."

Rasa pusing menghampiri tubuh Ana, bahkan tubuh ia lemas bukan main sebentar lagi Zio akan sampai pada puncaknya. Ariana memejamkan mata menunggu letupan hangat dari sebagian tubuh Alzio melewati area vagina-nya.

Drrrtt!

_*_

Wah kasian Zio sama Ana baru juga mau sampai puncaknya, ada suara telepon menganggunya kira-kira siapa ya itu?

Guys untuk kalian yang penasaran kelanjutan cerita Ariana, bisa cek di Akun Trakteer Emak ya!

And Mak mau bikin cerita Short Story kalian ada ide nggak? Kalau ada komen di bawah ya mau mak bikinin cerita tentang apa gitu

Ariana Is MineCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang