SELAMAT DATANG DI LAPAK LOLIPOPGORENG❤
SEBELUM MEMBACA ALANGKAH BAIKNYA VOTE DULU
JANGAN PELIT VOTE DONG!
SPAM KOMENTAR YANG BANYAK AGAR RAMAI LAPAK MAK INI
🚫 DILARANG SINDER 🚫
FOLLOW AKUN INSTAGRAM MAK :
@akulolipop_02
FOLLOW AKUN WATTPAD MAK JUGA JANGAN LUPA
🍬 HAPPY READING 🍬
_______________________________________________
Udara malam hari terasa begitu dingin, seseorang pemuda tengah melamun di kamar pandangan orang itu tak berhenti menatap seorang wanita yang tengah tertidur di dekapan-nya. Paras yang begitu cantik, kulit seputih susu, dengan rambut panjang sepunggung.
Dia adalah Ariana, gadis tadi siang yang Zio temui tadi di taman.
Sangat jarang sekali, bagi Zio dengan mudahnya menerima orang baru seperti Ariana ini. Entah sihir apa yang Ana berikan padanya, sehingga ia bisa mudahnya menerima Ariana di dalam hidupnya.
"Emh,"
Ana sedikit menggeliat dari tidurnya, ketika tangan Zio bergerak memainkan area vagina-nya. Saat ini kedua tubuh manusia berjenis kelamin itu tengah bertelanjang, hanya tertutupi selimut.
"Ariana gadis yang belum sehari aku kenal, tetapi sudah bisa mengambil perhatianku bahkan sampai aku sulit untuk memulangkanmu ke rumah orangtua mu." ujar Zio menatap lekat wajah Ana sedekat ini.
Hembusan nafas Ariana yang sedang tertidur menerpa wajah Zio, hidung bergesekan di kedua gunung kembar Ana. Membuat sang empu mendesis kenikmatan, dengan mata masih terpejam. Sampai saat ini Zio belum berani untuk unboxing Ariana, karena ia masih memberikan kelonggaran waktu untuk Ariana beradaptasi dengan dirinya beserta lingkungan hidupnya.
Zio bahkan juga berniat tidak akan memulangkan Ariana, ke rumah orang tuanya dia akan mengurung wanita baru saja ia claim sebagai miliknya. Hidup bersamanya, bukan menjadi pembantu ataupun asisten pribadi. Tetapi, menjadikan sebagai calon istrinya.
Muach
Zio mengecup bibir merah muda yang sendari tadi berhasil, menggoda naluri lelakinya. Sangat manis, bahkan manis dari coklat pun kalah dengan manisnya bibir Ariana.
"Semoga kehadiranmu ini, memberikan warna dalam hidup saya kedepannya nanti. Saya tidak akan mengucapkan kata penuh cinta, tetapi saya akan mencoba membuktikan perasaan saya kepadamu Ariana!" ujar Zio menatap lekat wajah Ana, tersenyum tipis di ikuti kumis tipis yang ikut bergerak.
Tanpa di sadari oleh Zio, Ariana tersenyum dalam tidurnya. Dia bahkan bermimpi bahwa ia akan segera menemukan pangeran pemilik hatinya, yang akan menjaga dan menyayangi dirinya sepenuh hati.
---
"Aku tidak mau memakai pakaian ini, Zio!" teriak Ariana menatap sebal kain yang akan ia pakai nanti.
Apalagi kalau bukan sebuah lingerie berwarna pink, sungguh Ariana membenci pakaian ini sekaligus ia juga malu, dia pernah melihat pakaian ini sebelumnya tepat di kamar kedua orangtuanya, saat tak sengaja dulu ia mengambil barang yang ketinggalan di kamar orangtuanya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Ariana Is Mine
Romansa|| Sequel Pregnant Sexy || ⚠WARNING 17+⚠ "Oohhh sakitttt" "Tolong aku, aku akan melahirkan" "Pemandangan yang sangat indah, melihat gadisku tengah melahirkan anakku," "Ahhh...ahhhh" "Ughhh.. sakitt sekali" "Ariana Is Mine!" Ini Kisah tentang Ariana...
