5.

30 1 0
                                        

Naura's POV

Ribet banget hidup aku. Sukanya sama Devano, malah dia suka sama orang lain. Reva kan orangnya ga terlalu baik, cuman mukanya aja memang cantik daripada aku. Huh, terus lebih ribet nya ada si Joshua yang sibuk sendiri suka sama aku :(. ~Batin Naura~

***
Naura pun sampai di apartemen nya, saat ia mau beranjak ke kamar mandi ada suara dering di hp nya menandakan ada sebuah chat.

WhatsApp On
anastasia bestie <33

hi nau! apa kabar?
besok gue ke kampus lohh

hi ana! baik!
lo sendiri gimana?
wah yay

baik juga
si geng jahat ga apa apain lo kan?

HAHA iya gue gpp kok

beneran?
gue tahu lo pasti bohong

beneran gpp kok gue

ya wes serah

ok

btw, di grup rame murid baru
katanya cogan
gimana menurut lo?

ya emang ganteng
dia temen kecil yg gue ceritain

ya ampun
devano ya kalo ga salah?

betull

wih, terus jadian?

ga
besok gue ceritain
males ngomongin tentang dia

wah pasti ada apa apa ini

hmm

ya wes, gue mau take off nih
babai nawwa!

bye na!
Read

WhatsApp Off


Saat Naura baru saja mau mematikan hp nya, ada notif lagi dari orang yang Naura ingin hindari, Devano.

devano ♡

nau, besok bisa kan?

ga tahu

loh kenapa?

ga bisa aja
ya udah deh aku mau mandi
bye

oh kok tumben
nau
nau
nau
ya udah deh bye
Read

***
Keesokan harinya, Naura berangkat sendiri dengan mobil nya. Devano berangkat bersama Reva dengan motornya, kemarin sebenarnya ia khawatir dengan Naura dan ingin menanyakan ada apa. Tapi, setelah melihat Reva, ia selalu lupa dengan Naura. Ada apa ini?

Naura sekarang sedang berada dikelas mengobrol bersama temannya, Anastasia.
"Devano kenapa?" tanya Anastasia
"Jadi, kamu tahu kan si Reva itu dia itu mesti attract cowok lain buat deketin dia, eh tiba tiba udah ga deket lagi. Pernah kan denger denger tentang itu?" ucap Naura
"Iya sih gue curiga cuman ya gue ga tahu" ucap Anastasia
"Nah, Devano itu ya gitu. Jadi cuekkin gue, kemarin gue pulang sama Joshua. Ga tahu siapa dia, panggil sayang lagi. Jijik" ucap Naura
"Dia suka sama lo mungkin" ucap Anastasia
"Iya tapi gue ga suka sama dia. Kalau pun dia nembak ga bakal gue terima, kesel tahu ga sama dia itu ugh" ucap Naura
"Btw, kok lo ganti look sih?" tanya Anastasia
"Disuruh Devano, lebih tepatnya dia memaksa" ucap Naura
"Oh ya" ucap Anastasia, "Jadi lo sama Devano lagi ga baik nih?"
"Seharusnya baik baik aja, cuman gue to be honest jealous" ucap Naura
"Lo masih aja suka sama tuh anak?" tanya Anastasia sedikit tegas
"Slow okay? Yes, dia cinta pertama gue. Ga bisa dilupain gitu aja. Gue pikir malah kita bakalan bersama, eh pas mau dijodohin ortu gue ga ada" ucap Naura sedikit memelas
"Sabar ya, semuanya pasti baik baik aja. Gue yakin itu" ucap Anastasia dan memeluk Naura
"Makasih ya Na" ucap Naura membalas pelukan Anastasia
"Sama sama" ucap Anastasia

***
Pulang kampus...

Devano menghampiri Naura yang sedang berdiri di depan gerbang sekolah sambil melihat lihat hp nya. Mungkin mencari taksi, ia pikir.

"Yakin ga mau ikut aku?" tanya Devano
"Ga, sana sama Reva aja" ucap Naura
"Kenapa sih dia mulu?" tanya Devano
"G-gue tahu lo suka sama dia. Udah kelihatan" ucap Naura tanpa menatap Devano
"Kok jadi nya pake gue-lo? Oh, cemburu ya?" goda Devano
"Orang ngomong serius masih aja dibawa bercanda. Udah dibilangi sama Reva aja" ucap Naura
"Terserah" ucap Devano
"Oh ya, satu lagi gue mau kasih tahu kalo Reva itu mungkin bukan yang terbaik buat lo Dev" ucap Naura dan langsung meninggalkan Devano, tidak memberikannya sebuah kesempatan untuk bertanya
Hah? Mungkin cemburu? Aduh! ~Batin Devano~


🤍
Hai! Makasih udah mau baca ceritanya. Jangan lupa vote, comment, dan follow account aku :) Di tunggu next part dari cerita ini ya!

Bertemu KembaliTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang