Kadang. Ada beberapa hal tentang perasaan kita yang tak bisa dimengerti oleh orang lain.saat itulah hanya diri kita sendiri yang merasakannya"
"Terkadang kita abai terhadap perhatian kecil yang ditunjukan seseorang"
Happy reading😊
"Astagfirullah"hampir saja Kyura terjatuh karna terserempet mobil yang tiba tiba ada disampingnya. Padahal Kyura sudah jalan dipinggir.
Kyura menengok kearah mobil tersebut dan disana sudah terpampang wajah Ardio yang menyembul dari pintu mobil.
"Masuk"
Ucap Ardio kepada kyura yang tadinya berjalan kaki menuju sekolahan seperti biasa.
"gak usah Yo,lo duluan aja,gue udah biasa jalan kaki,lagian gue mau mampir dulu ketempat lain"tolak Kyura secara halus. jujur,saat ini Kyura merasa tidak enak hati kepada Ardio soal kejadian kemaren.seharusnya kemaren dia tidak mengabaikan Ardio yang telah berbaik hati memberinya makan. Kyura tahu kalau dia keterlaluan dan terkesan seperti sedang mengusir,meskipun Kyura sering mengatai dan mengusir Ardio secara gamblang,tapi kali ini berbeda. Kyura dilanda rasa bersalah.
"gue bilang masuk!"
"Beneran gak usah Yo"
"Masuk Kera!!"
dengan terpaksa Kyura masuk kedalam mobil Ardio sambil menggerutu.Ardio memang tipe orang yang pemaksa dan keras kepala,jadi sebelum terjadi perdebatan Kyura memilih untuk mengalah masuk kedalam mobil dan Ardio langsung memasangkannya sabuk pengaman.
"Soalyangkemarenguemintamaaf" ucap kyura dengan sekali tarikan nafas
"Ngomong itu yang jelas"
"So..soal kem..aren"
"Lo gagu?!"
"Gue mau minta maaf soal kemaren yang secara gak langsung udah ngusir lo.gue beneran minta maaf.maaf ya Dio" Ardio tidak menjawab,cowok itu hanya fokus menyetir mobil.
"Dio maafin gue please,gue beneran gak enak sama lo"
"Siapa cowok kemaren?"
"Hah?"
"Gue tau lo gak budeg"
"Maksud gue kenapa lo tiba tiba ganti topik,tadikan gue lagi bahas tentang permintaan maaf gue soal kemaren.dimaafin gak nih?"
"Jawab pertanyaan gue"
"Oke.tapi maafin gue dulu"
"Siapa cowok kemaren kera!"
"Ishh dasar ngeselin" Kyura mendengus karna lagi lagi Ardio menghiraukan perminta maafannya " Wawan.temen gue dari kampung"
"Temen tapi ngomongnya pakai aku kamu.jadi dia cowok yang nemanin lo dirumah sakit itu si bakwan"
"Wawan yo,bukan bakwan____lagian terserah gue,orang gue sama dia itu udah deket banget.ngapain sih lo kepo segala sama Wawan"tangan Kyura mulai meraba raba sabuk pengaman untuk berusaha membukanya,hal ini Kyura lakukan agar dia dapat langsung kabur dari Ardio apabila dia nanti mengamuk.bisa bahaya bagi Kyura kalau Ardio mengamuk sementara dia tidak bisa keluar karna tidak bisa melepas sabuk pengaman. Kyura sendiri bingung dengan dirinya,,padahal dia takut dengan Ardio tapi Kyura malah sering memancing emosi cowok itu meskipun Kyura tahu akibat yang harus dia tanggung.
"udah berapa cowok yang lo bawa kerumah"
"Satu"
Dio tertawa sinis "terus kenapa cowok kemaren tau letak kamar lo hah!?,lo lagi ngibulin gue!"
KAMU SEDANG MEMBACA
A REASON
Teen Fiction"WE NEVER MEET A WRONG PERSON,EVERYTHING HAS A REASON" ~~~apa memang harus pakai cara ini dulu biar gue bisa narik perhatian lo?~~~~
