28.Masalah qubra

1 0 0
                                        

"Hidup bukanlah masalah yang harus dipecahkan, tetapi kenyataan yang harus dihadapi."

"Masalah adalah ujian menuju kedewasaan. Tidak ada alasan menyalahkan orang lain. Benahi diri sendiri dan jadilah pribadi yang dewasa."

Happy reading😊

















"Pagi dio,udah sembuh ya?"tanya kyura ketika masuk kelas dan disebelah tempat duduknya sudah ada dio yang sedang mencatat sesuatu dibukunya.

Hari ini kyura sangat senang karna tadi malam dia mendapat kabar dari resa kalau dia dan deon akan segera menikah,resa memang tak menceritakan dengan detail,namun yang jelas selama ini deon menyuruh orang untuk mengawasi resa,deon tak sepenuhnya lepas dari tanggung jawab.bahkan ketika resa ingin pergi keluar negeri deon datang kebandara untuk memohon agar resa memaafkannya sekaligus dia meminta restu kepada orang tua resa sambil bersujud.

"Lo gak liat gue udah bisa sekolah"

"Tadi cuman basa basi sama majikan,emang gak boleh?"dio hanya diam sedangkan kyura sudah menarik bangku disebelah dio untuk didudukinya

"Hoodie lo nanti gue balikin,soalnya belum dicuci"

"Gak perlu"

"Seriusan?,emang lo gak sayang?.jangan sampe nyesel lho.____inget ya,barang yang udah dikasih jangan diambil lagi nanti dosa lo nambah banyak"

"Lo gak liat kalau gue lagi sibuk, diem!!.jangan ganggu"sepertinya mode maung dari dio keluar lagi setelah sembuh dari sakit.yang perlu dilakukan kyura saat ini hanyalah berhati hati karna sifat sensitif dio sudah aktif kembali.

"sorry,silahkan lanjutkan"

Ponsel kyura tiba tiba berbunyi dan dilayarnya sudah tertulis nama tantenya

"Assalamualaikum mbak"

"Waalaikumussalam,hari ini mbak kerumah kamu,ada yang mau mbak sampaikan,jadi kalau sudah pulang sekolah jangan keluyuran atau mampir kemana mana dulu"

"Emang ada apa mbak?,tumben nemuin kyura,padahal jauh lho,ini tentang ibu ya?,ibu gak sakit lagi kan?"

"Gak usah banyak tanya,nanti mbak jelaskan pas dirumah"

*

"Hari ini lo pesen bubur aja ya,takutnya sistem pencernaan lo lagi gak bagus"

"Emhh"dio menyodorkan uang dan kyura langsung menerimanya lalu berjalan menuju stand yang menjual bubur

"Nih,silahkan dimakan"

"Suapin"

"Apa?"

"Lo gak liat dari tadi tangan gue udah cape kebanyakan nyatet"

"Yaelah ngeles aja lo,kalau mau disuapin ya tinggal minta,jangan pake acara ngorbanin tangan jadi kambing hitam"sahut sastra sambil terkekeh pelan

"Iya nih si akang dio bisa aja modusnya wkwk cekacekaka"tambah azka

"tangan gue beneran lagi sakit"

"Iyadeh yo,anggep aja gue percaya"

"Cepet suapin gue!"suruh dio kepada kyura yang sedari tadi hanya terdiam ditempat

"Tapi gue malu,lo makan sendiri aja ya?.pasti bisa kok,orang ringan gini cuman ngangat sendok sama bubur dikit.gak yampe satu ons"

"kalau lo gak nyuapin,gue gak mau makan"ancaman dio membuat kyura terdiam sesaat,kyura tidak ingin dio kembali jatuh dan mengakibatkan kyura harus merawatnya seperti kemaren sebagai bentuk pertanggung jawaban

A REASONTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang