6.Kesialan

26 4 1
                                        

"Kesabaran adalah obat terbaik untuk segala kesulitan" - Anonim

Happy reading😊


Semenjak kejadian Ardio mendatangi Kyura ke kelas,agaknya Kyura sudah mulai antisipasi,dia tak mau kelasnya kembali heboh,apalagi ada siswi dengan sok akrabnya tiba tiba berbicara ramah meminta Kyura setiap istirahat untuk berdiam dikelas saja agar Ardio yang menghampiri ke kelas mereka.

Hadeh,mulai deh pada menggatal rakyat Konoha!

Kyura yang semula duduk, segera berdiri saat matanya melihat 5 cowok yang salah satunya tengah Kyura tunggu sedang berjalan dari arah pintu kantin. Sebenarnya Kyura curiga apa Ardio dengan temannya memang sengaja cari perhatian?,,bukannya souzun,tapi kenyataannya mereka memang seperti tengah sengaja tebar pesona biar siswi pada jejeritan makin kesem sem,pasalnya seragam yang mereka gunakan itu dua kancing diatasnya dibiarkan terbuka, juga celana pensil yang padahal itu tidak diperbolehkan oleh pihak sekolah ,kadang Mereka juga mengalih fungsikan dasi menjadi bandana (ini dilakukan oleh Azka dan Sastra,karena katanya mereka akan terlihat keren macam idol koreyah)

"Mau makan apa? "

"Bubur ayam sama air putih" Ardio menyodorkan kartu kantinnya dan dengan bergegas Kyura segera membelikannya agar kerjaannya cepat selesai sehingga dia bisa segera beristirahat dan makan. Terlebih lagi Kyura ingin cepat cepat memperhatikan Deon dalam diam.

"Nih,silahkan dimakan" Kyura segera menyerahkan pesanan Ardio,namun belum lagi bokong Kyura duduk Ardio sudah melayangkan protesnya.

"buburnya kelembekan"

Pernyataan jenis apa itu?

"yang namanya bubur ya pasti lembek lah,kalau mau yang keras lo tinggal makan batunya malin kundang"

Ardio mendelik dengan mata yang menajam,sedangkan Kyura mengarahkan matanya ke sembarang arah pura pura tidak melihat apa-apa

"pesenin gue makanan lain"

"Yaudah,pesen apa"

"Nasi goreng pedes"dengan amarah yang tertahan Kyura hanya dapat menghela nafas sambil berdoa agar Ardio cepat sakit agar cowok itu tidak hadir ke sekolah.

"Nih,udah kan?"

Ardio memakan nasi gorengnya sedangkan gue masih berdiri ditempat buat jaga-jaga "kenapa gak pedes Kera"

"Astaga lupa!,____makan yang ada aja dulu ya?,besok aja makan yang pedes"

"Baru gue bilang masa lo langsung lupa!!,gak becus"

"Sorry,udah terlanjur lupa"

"cepet ganti yang pedes kalau gak mau beasiswa lo gue cabut"


Mulai deh mode mengancamnya,,malas banget Kyura kalau harus mengaktifkan mode patuh begini

"Enggh paduka,permintaan anda sedang dalam proses "

Kyura berjalan lagi ke stand nasgor,beruntung hanya ada beberapa orang jadi dia tak perlu menganti

"Nih,nasgor pedes sesuai request"

"udah gak selera,sekarang pesenin gue spaghetti,gak pakai lama!,udah laper"

Gampang banget ya dia ngomong gitu?

Mentang mentang orang sugih!

"Untung belinya pake duit lo,kalau pake duit gue bisa bisa gue laporin polisi atas nama pemerasan"

"Gak usah bacot,cepetan,ntar asam lambung gue naik"

"-_-"

Belum lagi Kyura meletakkan spaghetti namun Ardio sudah kembali nyeletuk

A REASONTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang