"Dasar polisi playboy kampr*t!" Itulah kalimat yang menurut Naila cocok untuk tetangga barunya, seorang polisi yang bernama Prasetya.
Berawal dari gerobak bakso yang nyaris ditabrak saat Pras sedang melakukan penyamaran 2 tahun lalu, pria itu berte...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
(Seperti yang sudah diumumkan, sebagian bab di-unpublish untuk kepentingan penerbitan, akan segera tersedia versi cetak. Info lengkapnya akan diunggah di sini/bisa kepoin di Instagram penerbit: penerbitkatadepan & Instagram author: ainjae_wattpad atau ainjae133)
Pras dan Naila tampak seperti pasangan yang sedang kasmaran. Usai saling memakan bibir, mereka saling melempar senyum. Tangan Naila hinggap di wajah Pras, mengelus pipi Pras.
"Ganteng."
Pras terbelalak, setelahnya dia tersenyum makin lebar.
"Apa kamu bilang? Coba ulangi."
"Dasar ganteng! Emang boleh seganteng ini?"
"Nai ..."
Tatapan Pras berubah, dan tak lagi tersenyum. Ditatapnya lekat bibir Naila, wajahnya mendekat perlahan.
...
"Nggak apa-apa Mas aku tinggal sendirian?" tanya Naila, dia jadi khawatir lagi.
Pras mengangguk. "Ntar ada bawahan saya yang nemenin di sini. Kamu tenang aja, sana berangkat, ntar telat."
"Oke."
Naila melambai dengan senyum terulas, berpamitan kepada Pras. Dia merasa sedikit lebih tenang saat melihat Pras balas melambaikan tangan padanya. Dia harap setelah ini tak ada hal buruk lagi yang terjadi kepada Pras. Namun, sayangnya harapan Naila tak akan terwujud.
***
Apa akan ada masalah lagi setelah ini? Hmm😏
Tiga bab lagi menuju ending. Bye-bye🙌
Btw daily chat mereka yang ketiga udah ada di Instagram gue ya👇
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.