Bab 13 - Pria Aneh

62K 5.4K 92
                                        

Bab 13 - Pria Aneh

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Bab 13 - Pria Aneh

Naila mematut diri di depan cermin, memandangi dirinya sendiri yang menurutnya terlihat makin cantik. Memang benar cantik 'kan? Sampai para pembullynya itu iri dengan penampilannya yang sekarang.

Dan berkat kemarin mengobrol dengan Pras, Naila merasa semakin semangat dan percaya diri. Itu hal bagus untuknya.

Hari ini tema outfit Naila adalah warna pink. Dia mengenakan pakaian perpaduan warna pink dan putih, kemudian rambutnya yang bergelombang itu diberi pita warna pink untuk mengikat sebagian rambutnya di bagian belakang. Sampai ke makeupnya juga pink, contohnya di bagian bibir, dia mengenakan lip tint Chanel berwarna nude pink.

Setelah siap, Naila keluar kamar dan menuju ke meja makan. Keluarganya sedang sarapan bersama di sana.

"Bang," panggil Naila sambil menengadahkan tangannya di depan Dimas. "Bagi duit."

"Tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah," sindir Dimas.

Sambil cemberut, Naila mengangkat tangannya lebih tinggi menjadi 'di atas', tapi telapak tangannya masih terbuka di hadapan Dimas.

"Ini udah di atas."

Dimas memutar bola mata. "Nggak gitu juga!"

"Gue ntar pulang kuliah mau ke Sephora, beli skincare. Kalau skincare gue habis, terus gue jerawatan, atau muka gue jadi kenapa-napa karena nggak pakai skincare, dan temen-temen kuliah gue jadi jauhin gue gimana?"

Naila sengaja bicara dengan dilebih-lebihkan agar Dimas mau mengabulkan permintaannya.

Ternyata benar, Dimas langsung membuka dompetnya dan menyodorkan sebuah kartu ke hadapan Naila.

"Nih, tapi jangan boros! Kalau ketahuan lo beli di luar skincare yang transaksinya lumayan gede, awas lo!"

"Oke, thank you, Bang."

Dimas memang sempat meminta kembali kartu kreditnya yang sebelumnya dipegang oleh Naila, itu karena Naila ketahuan mentraktir teman-teman sekelompoknya saat di café. Habisnya lumayan banyak gara-gara dua cowok anggota kelompok Naila yang menyebalkan itu dengan tak tahu diri memesan banyak makanan, bahkan sampai ada yang dibawa pulang, karena Naila yang berkata akan membayar semuanya.

Akhirnya Naila ketahuan oleh Dimas, dia pun menceritakan yang sebenarnya, dan berakhir diomel sampai kartunya diminta. Well, mungkin niat Dimas baik, dan karena Dimas khawatir Naila dimanfaatkan oleh teman-temannya atau dibully lagi seperti saat SMA.

"Ma, lihat anakmu tuh. Sekarang centil," tunjuk Dimas ke arah Naila.

"Itu kan juga adikmu, Dim," sahut mama Naila.

Dimas melirik Naila yang sedang memeletkan lidah seperti mengejeknya. Wah, lihatlah adik kurang ajar yang sudah menghabiskan banyak uangnya itu!

"Nai, Papa sama Mama mau ada kerjaan keluar kota selama beberapa hari, mungkin lima hari. Ntar dilanjut liburan bentar, mungkin seminggu kemudian baru pulang," beri tahu papa.

Stuck with You (TERBIT)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang