Hari berganti hari bersama galaksi yang semakin indah. Nuansa kamar serba putih menjadi lebih ramai dan tentram dikala semua yang di mimpi tercipta menjadi nyata.
Apa Jungwon masih bayi? Jawabannya iya dimata Yeonjun. Yeonjun tersenyum. Harinya menghangat melihat anaknya bermain dengan sahabat-sahabatnya di dalam kamar anaknya.
Sang istri, Winter sedang mendatangi acara selama seminggu dan harus meninggalkan dirinya serta anaknya. Tak apa, Yeonjun masih bisa menjaga Jungwon, Yeonjun masih bisa cuti dan mengejarkan sebagian pekerjaanya untuk di handel olehnya di rumah dan sisanya akan di urus nanti ketika ia datang ke kantor.
Menunda schedule lebih baik daripada menelantarkan Jungwon anaknya.
"Apa ini bagus?" Jungwon mengangguk lucu. Maniknya tidak bisa lepas dari gambar yang di gambarkan Beomgyu"Yak! Apakah kamu benar 17 tahun?! Mana ada anak seumur mu meminta boneka kucing"
"Bilang saja pelit" ujar Jungwon menatap Beomgyu di sebelahnya"Ulangi lagi malah akan ku belikan boneka lainnya"
"Jangann"
Semuanya tertawa. Yeonjun masuk dan ikut duduk di atas karpet berbulu berwarna coklat bersama yang lainnya"Senang bertemu dengan teman Papa?"
"Tentu saja! Lain kali ajak Jungwon bertemu juga dengan istrinya" apa? Istri? Yeonjun lagi-lagi tertawa. Belajar darimana anaknya ini.
"Atas maksud apa anda ingin bertemu dengan istri kami? " Taehyun menatap Jungwon yang memegang pensil dari bawah sampai atas " Uwon mau memegang tangannya, lalu memeluknya pasti hangat"
"Astagfirullah keponakan ku sudah berzina kau ajarkan apa dia selama ini choi Yeonjun!" Soobin menatap tajam Yeonjun. Jungwon sialan! Apa maksudnya tadi.
"Jungwon" ujar Yeonjun menatap tajam Jungwon"Hehe"
"Jungwon" Jungwon menoleh ke kiri. Dia bisa melihat lelaki itu tersenyum, rambutnya putih kekuningan dengan wajah ukiran barat"Kamu sangat tampan"
"Hyung! Boleh ku jodohkan anak ku dengan Jungwon?" Ujar Huening Kai menatap Yeonjun disebelahnya" Di jodohkan?" Huening Kai mengangguk lagi. Yeonjun tidak langsung menjawab, atensinya menatap anak semata wayangnya sekarang " Jungwon mau menikah muda?"
Pemandangan apa lagi ini? Soobin dan lainnya tersenyum melihat atraksi anak dan bapak yang satu ini.
"Tidak"
"KENAPA" ujar Huening Kai spontan. Ia kira jawaban Jungwon adalah"iya" untuk dirinya"Uwon masih mau main handphone!"
"Itu pasti bisa sayang"
"Tidak mau"
"Sudah jangan dipaksa Kai, kamu bisa mencari anak lain" Taehyun menatap datar sahabatnya ini dengan heran. Aneh-aneh saja umurnya sudah tua tetapi mengapa otaknya masih berpikir terlalu kecil?
"Tapi aku ingin dia menjadi menantuku!"
"Dia masih 17 tahun! Jangan membuatku ingin membunuh mu" Huening Kai diam. Dia tidak mau lagi menjawab Beomgyu" Jungwon daripada bersama tua bangka ini mau bermain pisau?"
______________________________
Jungwon berjalan lurus bersama tiga orang di depannya lalu dua lagi dibelakangnya. Tentu saja itu Papanya dan teman-temannya.
Langkah Jungwon berhenti di depan pintu besi dengan area sedikit cahaya. Kenapa Soobin berdiri disini? Dia mengetik apa?
Srettttt
Daerah hijau nan luas berhasil memikatnya. Tempat berlatih? Arahan panah? Serta pedang? Baju besi berhias emas? Sejak kapan Yeonjun memiliki tempat se mewah ini?! Bukan mewah! Melainkan terlalu menakjubkan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Vampire Blood 2🔖
RandomPengorbanan yang menuju keajaiban Pembantaian keluarga Watanabe beserta antek-anteknya telah melahirkan Jungwon kembali di dunia tanpa tau masa lalu nya Jangan deket-deket gua! -Jungwon Gua orang jahat ayo tunduk- Jake Ga gitu caranya Jake Goblok- N...
