9. pagi yang menyebalkan

7 5 2
                                        


Pagi agak kurang cerah dengan hujan yang tidak cukup deras, semua orang berkumpul di ruang makan, mereka ada lah Lilly, Anya, Nayya, dan Nara.

"Kak" panggil nara

"Hm?" Jawab Lilly singkat

"Semoga saja sisi iblis zeona ga muncul kalo muncul bisa berabe njirr" batin Anya

"Gua kok takut ya kalo Lilly kek gini takut si zeona keluar wah bahaya masa iya harus cariin mangsa buat di jadiin mainan sama dia" batin Nayya

Memang mereka agak takut dengan sifat iblis Lilly yang akan muncul tapi kemungkinan tidak, karna Nara ada di situ

"Ada apa sayang hm?" Tanya Lilly lembur yang memecahkan keheningan

"Mmm Nara ga tau sih mau gimana gitu, Nara takut nanti Nara ga punya temen"

"Pasti ada yang mau temenan sama Nara oke ga usah takut" ucap Lilly yang mencoba membuat Nara agar dia tidak takut dengan ucapan nya tadi

"Oke kakak sayang"

"Sudah selesai? Kalo selesai ambil tas mu dan naik motor kakak bakal antar kamu" sahut Lilly

"Kakak sekolah juga kah?" Tanya Nara

"Iya lah sayang masa enggak" jawab mereka bertiga dan di balas anggukkan kecil oleh Nara

°°°

*Skip sampai sekolah

"Yaudah kak nara masuk dulu ya Babay muachhh"

"Iya, hati hati kalo ada yang nyakitin bilang sama kita"

"Oke siap" dan mereka bertiga hanya menunggu Nara masuk sampai Nara sudah tidak ada batang hidung nya

"Yaudah ayo berangkat ntar telat gua ga mau ye kena hukuman" ketus Anya

"Ye emakk peri" balas Nayya

"Asuuuhhhh"

"Gua tampol tu bibir" cuek Lilly

"Hehehehe"

°°°

1 jam kemudian

"Cepat amat Lo jalan kek ada tugas aja"

"Emang ada njirr"

"Hah? Ada kah? Kok Lo ga kasih tau sih njirr"

"Lah Lo ga nanya bangke"

"Dah lah mending turu" potong Lilly

"Lawak" jawab mereka berdua

"Gua ngantuk eh ngantuk pen ke perpustakaan aja dah byee ntar izinin gua" ucap Lilly dan melenggang pergi ke arah perpustakaan sekolah

"Huhh mending gua tidur"

"Kau bolos?" Tanya seseorang

"Bukan urusan Lo" ketus Lilly

"Kau bolos, kau tidur disini memang nya tidak ketauan? Dasar"

"Emang nya apa masalah mu?"

"Mmm"

"Sialan"

Saat Lilly menoleh ke lawan bicaranya, ternyata oh my good apa dia anak ibu Dina yang pernah ia temui di taman waktu itu??? Lilly berfikir keras sangat keras, orang yang membuatnya kesal ternyata anak ibu Dina? OMG padahal ibu Dina baik tapi anaknya ngeselin

"Oh iya gua waktu itu liat cctv di rumah, dan gua ga asing sama muka Lo, Lo yang ikut ibu gua pulang ke rumah kan?"

"Iya kenapa susah ga boleh gitu? Ibu loh juga yang ajak gua dan bersih keras mau obatin gua"

"Yain biar seneng"

"Lo ngajak berantem?"

"Gak"

"Heleh"

"Oh iya ibu gua bilang kalo gua ketemu Lo, gua di suruh ajak Lo kerumah ga tau ngapain keknya ibu gua kena pelet oleh Lo" tuduh nya asalan

"Lo kalo ngomong jangan sembarang bangke" kesal Lilly

"Oh gua lupa kenalin gua Galen Lintang Surendra panggil aja gua Galen atau Alen sayang pun boleh" goda nya

"Ga nanya"

"Nama Lo siapa?"

"Gua?"

"Bukan nih mayat"

"Hm gua Lilly Zeona Fransiska panggil aja gua Lilly"

"Sekarang Lo tinggal di mana? Kalinaja ibu gua mau main ke sana"

"Dih baru juga kenal"

"Ya ga papa lah susah amat"

"Bodo gua mau tidur Sono lo"

"Yeyeye"

"Sh!t menyebalkan sekali itu anak untung bisa gua kontrol ini emosi tapi lucu juga" batin lilly

Dan Lilly pun tidur di perpustakaan dengan Galen yang terus memperhatikan nya sedari tadi


°°°

   ∆hai gays gimana cerita author?∆
∆kalo suka jangan lupa vote,komen,sama follow akun author∆
∆oke fafay∆

LILLYCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang