Di dalam lift bisa kita tebak betapa hening nya saat ini
Anak sekolah itu sibuk bermain ponsel nya dan Jisoo hanya bisa menatap pintu lift berharap pintu besi itu cepat terbuka dan mengeluarkan nya dari keheningan yang menyiksa bersama bocah menyebalkan ini
Namun sayang nya kesialan Jisoo belum sampai di situ. Saat lift tiba² berguncang dan berhenti
Pandangan mereka berdua pun teralih pada lampu lift yang tiba² mati
"e-eh!"
"apa ini!" lalu lift pun berhenti dalam keadaan gelap
Mereka berdua pun panik seketika saat mengetahui lift nya mati
Buk buk buk buk!
Jisoo menggedor pintu lift
"hey! Seseorang di luar tolong kami!" seru Jisoo. Jisoo beralih pada tombol darurat tapi tombol itu tidak nyala
Sial, ini kan apartemen mahal kenapa kualitas nya buruk begini!
Bagaimana ini!
Jisoo bisa saja menggunakan teleportasi nya tapi tidak mungkin di depan manusia
"hey bibi coba telepon 119!" seru pria itu
Jisoo menyengit, kan dia yang sedang memegang ponsel kenapa malah suruh orang?!
Dan lagi apa katanya?
Bibi?!!!
"aku tidak bawa ponsel" jawab Jisoo
Pria itu berdecak
Apa dia punya hobi berdecak seperti itu?!
"pakai ponsel mu"
"tidak bisa, batrai ponsel ku habis" padahal beberapa menit yang lalu dia masih bermain game
"ah begaimana ini!" gerutu nya
"kalau saja kau tidak ada aku bisa keluar dengan kekuatan ku sekarang!" - Jisoo
"haloo seseorang di luarr!" seru pria itu
Namun sayangnya sekeras apapun mereka berteriak tidak ada yang mendengar mereka dari luar sana
"hah sial" akhirnya mereka menyerah dan duduk di lantai lift menunggu bantuan datang
"sepertinya kau terlalu tenang bi" ujar pria itu
"dia masih memanggilku bibi?! Dengan bahasa santai pula?!" - Jisoo
Ugh Jisoo benar² jengkel. Setiap melihat anak ini selalu saja Jisoo merasa jengkel
"memang nya aku harus begaimana? Dan lagi berhenti memanggil ku bibi, aku tidak setua itu!" ketus Jisoo
"oh"
Oh?
OH?!
"AGHHH ANAK INI APA AKU BUNUH SAJA YA" - Jisoo
"hey nak apa kau tahu, tidak sopan berbicara santai seperti itu pada orang yang baru kau temui, apa lagi aku ini lebih tua dari mu"
"baik bi"
Coba lihat Jisoo, lift ini sedang rusak, lampu nya mati, tidak akan ada yang tahu jika kau membakar anak ini, saat orang² datang nanti kau bisa pura² ketakutan
Benar
Ini akan menjadi pembunuhan di ruang tertutup
"dasar anak bengal" sinis Jisoo
"apa?!"
"anak yang tidak tahu sopan santun, aku masih memaklumi kelakukan mu semalam tapi semakin di lihat kau ternyata cuma bocah ingusan yang tidak punya otak ya?"
KAMU SEDANG MEMBACA
Beautiful Nightmare (Jinsoo)
FantasyBeberapa ratus tahun yang lalu portal dunia peri dan manusia terbuka karena kesalahan para penyihir. Portal itu menyenghisap ribuan peri dan membuang nya ke dunia manusia yang asing. Para peri pun bertahan hidup di sana dengan menyamar sebagai manus...
