Alasan keempat, karena Biru menciptakan daily pap diantara mereka.
Alasan ini memang ringan sih, tapi terkesan manis. Biasanya, jika ingin pergi keluar berdua dengan Biru, Arsya bertanya tentang outfitnya kepada Biru dengan mengirimkan fotonya ke yang lebih tua.
Hingga satu saat ;
Kak Biyu
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Bagus gak sih kalo aku pake ini?
Ih, cakeupp banget pacarkuu Jadi pengen aku gigit
MAKSUD????
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Mulai sekarang aku bakalan kirim daily pap ke kamu
Dih, buat apa cobaa??
Karena tiap mau jalan pasti kamu kirim pap ke aku. Ini semacam politik balas budi
Kamu pikir ini era penjajahan belanda, pake acara politik balas budi segala
Ya semacam itu. Pokoknya harus kirim pap tiap harii
Kan kita ketemu setiap hari kakkk Buat apa kirim papp
Ya, biar semangat ketemunya Makin semangat, soalnya ayank kirim pap Pokoknya haruss, peraturan ini mulai berlaku hari ini
Hilih, terserah kamu deh kak
Mulai saat itu, tak hanya Biru yang mengirimkan fotonya, Arsya pun melakukannya. Pada awalnya Arsya sering kali melupakan itu, beruntung Biru dengan senang hati mengingatkan.
Biru tipikal yang sering kali mengirimkan foto random yang menurutnya menarik untuk dibagikan ke Arsya.
Pernah satu kali, Biru mengirimkan dua ekor kucing yang tengah bereproduksi yang ia temukan di jalan, juga ia kirimkan chat dibawahnya dengan kalimat, 'kamu gak mau kayak gitu sama aku?'.
Tanpa membalas, Arsya memblokir kontak Biru seharian penuh. Sukses membuat Biru tak lagi mengirimkan foto yang sejenis. Menggantinya dengan mengirimkan hal yang lebih baik, seperti foto dirinya dalam keadaan apapun.
Termasuk shirtless. Iya, mata kalian tidak salah baca kok. Bahkan Arsya sampai tersedak sereal yang tengah ia makan ketika Biru mengirimkan foto itu. Tak lupa ia menambahkan kalimat, 'hasil gym dua bulan nih, bagus ya?'.
Iya, bagus. Sangat bagus. Tapi, tidak bagus untuk kesehatan mental dan jantung Arsya. Biru paham betul bahwa Arsya sangat suka bentuk badan Biru yang berisi, dengan otot bisep yang mengencang. Maka dari itu, Biru terus menggoda Arsya dengan mengirimkan foto bisepnya.
Tapi akhir-akhir ini, Biru lebih sering mengirimkan selca yang sesungguhnya, pasalnya ia tengah suka dengan warna rambutnya saat ini. Makanya, ia terus mengirimkan selca dengan bubuhan pujian yang ia tujukan untuk dirinya sendiri.
Arsya tentu tak melupakan tugasnya. Ia juga sering kali mengirimkan fotonya. Lebih sering mengirimkan foto kegiatan apa yang ia lakukan saat itu, seperti menonton drama, memasak, atau mengerjakan tugas sekalipun.