Bagian 36. [Twins]

8K 583 24
                                        

H a p p y R e a d i n g•
Jangan lupa bantu vote&comment^^




Arumi yang sudah tersadar dan sedang duduk diam diranjang rawatnya mendengar suara decitan pintu terbuka, ia menoleh ke asal suara tersebut dan melihat Grace yang menghampirinya dengan raut wajah khawatir.

Arumi tersenyum hangat kearahnya, "hai Grace" sapanya pada Grace.

Grace mengambil kursi yang ada di sebrang ranjang dan dipindahkan kesamping ranjang Arumi. Ia duduk perlahan sambil memegangi perutnya yang sudah membuncit.

"Arumi, kau sudah baik-baik saja?" Tanyanya.

"Aku baik..." jawab Arumi.

Grace menghela nafas lega, ia mengambil satu buah apel yang tersedia dikeranjang buah diatas meja samping ranjang lalu mengupas dan memotongnya. Mereka memakan potongan apel itu bersama sambil berbincang tentang hal-hal biasa.

Tak lama Zaki memasuki ruangan tersebut lebih dahulu, sementara Noah memutuskan untuk kembali kekamar dan berganti baju dikarenakan bajunya yang terkena cipratan darah dari Alexa dan Alexy.

Arumi dan Grace menoleh kearah suara decitan pintu, Grace tersenyum hangat kearah suaminya, begitupun Arumi.

Hanya dalam waktu singkat keadaan Arumi sudah membaik, siapa lagi jika bukan karena serigala didalam tubuhnya?

Semenjak Zee sudah terbangun, penyembuhan ditubuh Arumi menjadi sangat cepat. Bahkan sering sekali Arumi menemukan racun dimakanan, minuman bahkan tumbuhan karna penciumannya itu.

"Kau habis menyelidiki minuman Arumi?" Tanya Grace pada Zaki.

"Tidak..." jawabnya sambil mencoba duduk diujung ranjang, "...aku dari penjara bawah tanah"

Arumi segera menggeser tubuhnya agar lebih dekat dengan Zaki, "pelakunya sudah tertangkap?" Tanya Arumi.

Zaki menggidikkan bahunya, Arumi dan Grace menatapnya bingung. Ia menyenderkan tubuhnya disisi ujung ranjang dan menghela nafas dengan kasar.

"Alexa, Alexy dan satu maid ditangkap" ucapnya.

Arumi paham, Noah pasti menuduh kedua elf itu yang meracuninya, mengingat Zee selalu berbicara pada Kent dan sudah dipastikan Kent akan memberitahu Noah.

Arumi bangkit dari tempat tidurnya, memakai sepatu slopnya yang tertata rapih dipinggir ranjang.

Segera ia hendak menyusul Noah, namun laki-laki itu datang disaat yang tepat. Saat Arumi mencoba berjalan kearah pintu, Noah sudah membuka pintu itu terlebih dahulu.

Arumi memberikan tatapan mengintimidasi sambil melipat kedua tangannya didada, Noah menatapnya dengan menaikkan satu alisnya.

"Kenapa kau menghukum Alexy?"

"Mereka memang pantas" jawabnya acuh.

"Alpha menganggap bahwa mereka mendiamimu setelah mengetahui kau diracun." Sahut Zaki

"Tidak Noah! Mereka tidak tahu, mereka sedang menyalakan perapian dan kami juga sedang mendengarkan musik." Jelas Arumi.

Ia membalikkan badan dan menghadap ke Grace, "Grace kau dengar ada musik menyala saat kau menolongkukan?" Tanyanya dan Grace mengangguk.

My Precious Luna (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang