2O. 𝓢ayang

79 16 0
                                        

“bundaa.” richelle berlari mendekati bunda yang merentangkan tangannya dengan senyum manis di bibirnya. “kamu kok lama banget ngga mampir?” ucap bunda sambil mengusap kepalanya.

“bunda kangen..” richelle sudah dianggap seperti putrinya sendiri.

“richelle juga kangen bunda.” sagara berdiri di belakang mereka—tersenyum. “sagara juga kangen.” laki laki itu hendak ikut berpelukan dengan bunda dan richelle; akan tetapi hal yang dia dapat hanyalah penolakan.

richelle :
“ngga mau makan kah?”

sagara :
“peluk dulu chelle.”

richelle :
“makan dulu.”

sagara :
“ngga laper.”

richelle :
“yaudah terserah lo aja.”

sagara :
“iyaa ini lagi jalan.”

richelle :
“cowok aneh.”

“chelle.”

gadis itu hanya meliriknya selama beberapa saat.

“sayang.” richelle masih tetap fokus membereskan meja makan.

sagara ingin menyerah.

Whisper.

𝓦hisperTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang