Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"By one sini Cil kalo berani!"
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Apaan sih, Banci!"
••••
"Berani ya kamu sama aku!"
"Berani lah, kamu kan cuman anak kecil, mana pendek lagi— AHHH ADOOOHSAKITT!"
"Rasain nih, siapa suruh bilang Oci pendek! Mau aku tendang lagi?!"
"AAAAA!"
———— ————
Baekhyun segera membuka matanya lalu bangun dengan nafas yang tersengal-sengal. Gila, padahal kejadian itu sudah sangat lama bahkan sejak dia masih kecil. Tapi nyerinya sampai sekarang.
Dia menatap bagian bawahnya lalu memegangnya sebentar, "Awas aja ya kalo masa depan gue ilang gara-gara tuh cewek!" Gerutunya kesal mengingat perlakuan gadis kecil itu yang sudah sangat lama terjadi.
Baekhyun segera bangkit dari tempat tidurnya berjalan hendak ke kamar mandi, lalu dari arah jendela matanya tak sengaja menatap seorang gadis yang sedikit membuatnya trauma.
Baekhyun membuka jendela kamarnya, "Oy cil!" Teriaknya kearah seorang gadis itu.
Sang gadis menoleh, tetapi setelah itu dia merutuki dirinya sendiri karena sudah menoleh kearah sumber suara. Dari dalam kamarnya Baekhyun tengah mengacungkan dua jari tengah kearahnya. Pagi-pagi udah mancing emosi aja, sangat menyebalkan menurutnya.
Rosé gadis itu benar-benar tengah menahan kekesalannya sekarang, tangannya menggenggam erat lalu alisnya menyatu dan juga tatapan penuh amarah itu membuat Baekhyun semakin senang dibuatnya, sekarang saja cowok yang berusia 5 tahun lebih tua dari Rosé itu menjulurkan lidah untuk mengejeknya.