EPILOG

482 47 17
                                        

Ji-an terkekeh, "itu lagi.."

Baru saja terlintas di otaknya sejumput kenangan tentang 100 hari bersama Haruto yang selalu memenuhi pikirannya jika berada di sana.

Dia berjongkok, "bahkan buat ngomong gue sayang lo dan makasih buat semuanya aja, gue telat."

Gadis itu memandang batu nisan berwana gading yang baru saja di taruh bunga di atasnya.

"Gue udah lulus, Haru. Itu buket bunga kelulusannya gue bagi ke lo juga, jadi kita berdua udah lulus."

Ji-an tersenyum mengeluarkan kamera dari dalam tasnya. "Gue juga udah foto sama semua orang, sekarang tinggal foto bareng lo."

Dia mengangkat piagam kelulusannya sembari tersenyum manis di depan kamera bersama dengan makam Haruto. Tak lupa jam tangan pemberian terakhir dari Haruto yang tetap melekat di tangan kiri Ji-an.

Satu foto kelulusan kekasih tersebut tersimpan.

"Kayaknya, hubungan kita yang paling abadi gak, sih? Haha." Ji-an memasukan kameranya ke dalam tas sembari mengobrol dengan Haruto yang tak berwujud. "Pacaran yang gak bakal putus."

Dia terkekeh masih dengan seragamnya terduduk di depan makam Haruto.

"Lo dimana? Ngilang bae kerjaannya."

"Di rumah pacar gue, ajak Dobby sekalian, Wan. Ayo foto kelulusan bareng."

Panggilan itu di putus membuat Ji-an harus menunggu kedua temannya.

Makam Haruto tak jauh dari sekolah. Makam ibunda kandung Haruto juga ikut dipindahkan mendekat dan bersebelahan dengan Haruto.

Selama ini yang menjaga tempat kediaman terakhir nya adalah Ji-an. Bahkan bunda dan ayah angkat Haruto tak pernah lagi mengunjunginya. Termasuk Mira.

Seperti tak pernah ada Haruto dalam hidup mereka.

"Ji!" Teriak Doyoung yang di balas lambaian tangan Ji-an.

"Lama banget deh, yok foto!" Ji-an berdiri sembari kembali mengeluarkan kamera nya.

Dia mengangkat tinggi-tinggi kamera di tangannya, dengan posisi Junghwan dan Doyoung di sebelah kanan dan kiri. Sedangkan Haruto di belakang.

Makam Haruto, maksudnya.

"Cheese!"

Mereka tersenyum, dengan Junghwan yang lebih memilih fokus pada sekolah, Doyoung yang masih dengan perasaan pada gadis di sebelahnya juga Ji-an bersama kekasih tanpa wujud dan terkunci pada kata 'pacaran' yang Haruto ucapkan.

Cekrek !
























-★‌ Pacar Kontrak ★‌-

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

-
★‌ Pacar Kontrak ★‌
-

[✓] Pacar KontrakCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang