Kerajaan Olivia sedang dikejutkan dengan fakta tentang betapa busuknya seorang ratu terdahulu mereka. Ratu Aleda yang selama ini dikenal dengan sikap tegas dan bijaksananya, ternyata tidak jauh dari seorang wanita yang mengerikan.
Dia telah terlibat atas kasus pembunuhan Raja Jasper. Dengan itu semua nama lady Adhisty menjadi harum kembali.
Tidak hanya menjadi dalang atas pembunuhan Raja Jasper saja, Aleda juga telah ditetapkan berkhianat pada Raja Jasper dengan berselingkuh bersama perdana menteri Theron dan mempunyai seorang putra.
Ketika rakyat Kerajaan Olivia mengira masalahnya hanya itu saja, ternyata mereka telah salah.
Ratu Aleda juga terlibat dalam kasus memiliki racun terlarang sedari dulu. Bahkan yang lebih gila lagi, Aleda telah terbukti sebagai pembunuh dari tiga calon ratu pada masa itu.
Wanita itu juga semakin dikecam oleh rakyat ketika mereka mengetahui bahwa Aleda memperbudak orang berkulit hitam dengan begitu keji.
Rakyat berbondong-bondong untuk meminta keadilan di halaman istana kepada Gabriel. Mereka menuntut untuk memberikan hukuman yang setimpal bagi Ratu Aleda.
Bahkan hukuman mati terlalu tidak pantas untuk wanita itu.
Ketika dia muncul dihadapan para rakyat untuk membela diri, dia segera dilempari batu dan kehadirannya tidak diharapkan kembali. Ratu Aleda telah diasingkan oleh para rakyat nya sendiri.
Aleda terjatuh kebawah lantai ketika dia telah masuk kedalam kamarnya. Dia memuntahkan darah segar, dan menjerit kesakitan. Aleda telah diracuni.
Wanita itu tidak akan pernah menyangka bahwa hidupnya akan berakhir disini. Dalam sekejap mata Aleda telah kehilangan semuanya.
Dia juga telah kehilangan anak lelaki pertamanya sekarang.
Wanita itu segera mengingat Duke Naveen dan Hugo atas apa yang terjadi sekarang.
Rasa sakit yang berada di dalam tubuhnya membuat Aleda lebih baik memilih mati. Dia segera meraih pisau dari atas meja, dengan air mata yang mengalir Aleda memotong lidahnya sendiri.
Wanita itu menjerit kesakitan dan pingsan dengan darah yang terus keluar dari dalam mulutnya.
***
Gabriel berjalan di halaman istana yang sepi sendirian. Dia menangis dalam langkahnya mengingat semua yang telah terjadi di dalam hidupnya.
Gabriel telah kehilangan semuanya karena ketidakmampuan dan keegoisan Ibunya. Dia kehilangan Celine, kehilangan Adhisty, Ayahnya, kakakknya, dan sekarang Gabriel kehilangan Hector dengan tangannya sendiri.
Seseorang yang sedari dulu berada disisinya ternyata adalah kakaknya sendiri.
Gabriel membuka pintu kamar Ibunya dan melihat wajah pucat Aleda yang segera menatapnya.
Aleda menangis saat melihat Gabriel. Wanita itu mendekat dengan mata yang memohon.
Ketika Aleda mendongakkan kepalanya ke atas untuk menatap Gabriel, sebuah belati telah tertancap pada leher putihnya.
Mata Aleda melotot keluar ketika Gabriel mengambil belati itu dan menusukkan pada leher Aleda beberapa kali.
Di akhir hidup nya Aleda telah merasakan sakit yang luar biasa. Dia kehilangan semuanya dan terbunuh oleh anaknya sendiri.
Tubuh Aleda terjatuh kebawah dengan begitu mengenaskan.
Gabriel menangis melihatnya dan pergi keluar untuk terduduk lemah dan pilu.
Lavina melihat Gabriel dari kejauhan dan tidak berani untuk mendekatinya.
***
Gabriel sekarang telah di kenal sebagai Raja dingin dan tidak tersentuh dari kerajaan Olivia.
KAMU SEDANG MEMBACA
Lady Celine
FantasiBijak dalam memilih bacaan! Celine Rosellina, di kenal sebagai anak tidak berguna dari kediaman bangsawan Naveen. Sedangkan Adhisty Camerin, anak kedua Duke Naveen yang dikagumi oleh semua penduduk kerajaan Olivia. Putri Duke yang selalu menjadi pa...
