PINDAH KE KARYAKARSA DENGAN JUDUL YANG SAMA DAN NAMA PENA YANG SAMA. DAN DI SANA DALAM PENTUK PDF
------
Sebuah kisah tentang perempuan cantik bernama Leysaa Kevia, biasa di panggil Kevia. Hidup bergelimang harta, tidak membuatnya merasakan rasanya...
Besok 15 sept, hari terakhir open PO. Buat yang belum, langsung kasih gesit! Jadi jangan lupa langsung cek out, oke?
Tenang, bisa sistem COD. Aman, bestie.
Jadi kalian bisa nabung dulu, sekalian sambil nunggu Novel Happy nya datang.
Estimasi pengiriman Novel Happynya sekitar satu bulanan. Jadi lumayan, kan? Buat yang uangnya belum terkumpul secara full, hehe.
Pemesanan Novelnya di shopee Demostlem Store, ya! Linknyahttps://shopee.co.id/product/15029671/18642335985?smtt=0.850784-1662358783.9
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ayo, ayo semuanya yang sayang sama Kevia. Peluk Kevia versi cetaknya, ya! Kasih Kevia pelukan yang hangat, agar dia gak merasa sendiri. Karena ada kalian yang sayang sama Kevia.
Buat kalian yang penasaran endingnya, langsung cek out sekarang, okeh!
Ini paketannya :
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Dan ada TTD digitalnya, ya! Buruan ikutan, yuk Bantu Kevia supaya ada di Gramedia
Terima kasih banyak, ❤️
Spill sedikit versi cetaknya, ya.
"Kevia?" gumamnya Raffa.
"Ja-jangan ngelawak lo!" ucap Nerissa gugup, lalu mengikuti arah pandang Raffa, "KEVIA!" teriaknya.
Seketika Mai yang berada di atas pelaminan mengikuti arah pandang Nerissa, lalu dirinya meminta ijin untuk mendatangi Kevia.
Kevia tersenyum manis menatap ke arah Nerissa lalu mendekat ke arahnya. Saat Kevia sudah berdiri tepat di hadapan Nerissa, Nerissa segera memeluk tubuh Kevia dan Mai yang baru saja turun dari pelaminan, ikut memeluk tubuh Kevia.
"Gue kangen sama lo." ucap Mai dan Nerissa bersamaan saat memeluk tubuh Kevia.
"Gue juga kangen sama lo berdua." ucap Kevia
"Bohong banget lo!" kesal Mai, setelah mereka melepaskan pelukannya.
"Leysaa?" panggil Kefier saat Kefier datang bersama Caramel menghampiri Kevia dan yang lainnya.
Kevia tersenyum menatap Caramel dan Kefier. Lalu suasana menjadi canggung satu sama lainnya. Nerissa yang paham, segera menarik Raffa menjauh agar memberi ruang untuk mereka bertiga.
"Apa kabar Kevia?" sapa Caramel
"Baik banget." ucapnya tersenyum, "maaf, gue gak bisa datang di nikahan kalian. Gue doain kalian selalu happy dan langgeng." lanjutnya
Seketika raut wajah Kefier berubah, dirinya masih merasakan perasaan yang sama seperti dulu, saat Keifer masih bersama Kevia.
"Gakpapa, makasih atas doanya." ucap Caramel tersenyum
"Hmm, gue kesana dulu, ya." ucap Kevia sambil menunjuk ke arah dimana Nerissa dan Raffa berada
"Leysaa." panggil Kefier saat Kevia akan melangkahkan kakinya.
"Iya? Ada apa?" ucapnya menatap Kefier
"Gakpapa." ucap Kefier tersenyum, lalu pergi menjauh dan di ikuti Caramel.
Kevia tersenyum manis menatap kepergian Kefier, sesingkat apapun kisahnya, akan selalu terselip kenangan manis di dalamnya. Makasih sudah hadir di hidup gue, hadir sebagai obat untuk gue, walau hanya sesaat*batinnya.
"Berbahagialah dengan apapun pilihan lo. Maaf, kalau tanpa sadar gue udah nyakiti perasaan lo." gumamnya, lalu tersenyum manis.
Kevia menghela nafas leganya, lalu dia menatap ke lain arah. Kevia tersenyum saat pandangan matanya bertemu dengan pandangan mata seseorang.