BAB 20

1.6K 124 0
                                        

" ashel lama banget ditoilet, ini udah setengah jam lo gua nunggu " pikir adel, karena sudah lama menunggu adel memutuskan untuk menyusul ke toilet

Tok..tok.. " shel lu di dalem ? " tanya adel sembari mengetuk pintu tersebut tetapi tidak ada jawaban

Adel pun mengecek seluruh toilet disekolah ini tetapi tetap ashel tidak ada

" shell lu dimana cobaa " ucap adel panik, dia pun mencoba menelfon tapi tidak diangkat juga. " shell jangan bikin gua panik dong " ucap adel yang masih mencoba menelfon ashel

Adel terus mencoba mengecek ruangan disekolah ini, dan tidak sengaja adel...

BRUKK... adel tidak sengaja menbarak seseorang

" eehh sorry ya gua ga sengaja " ucap adel dan menolong orang itu. " Adel lo belom balik ?terus kenapa muka lo panik gitu " tanya aldo

" lo liat ashel ga " tanya adel . " ngga kenapa emang ? " tanya aldo

" ashel ilang ' ucap adel panik. " ilang ko bisa " ucap aldo. " ya mana gua tau namanya juga ilang " ucap adel kesal

" lo tenang dulu del, kalo panik lo ga bisa mikir " ucap aldo menenangkan adel, aldo pun ikut berfikir bagaimana cara menemukan ashel

" cctv del kita bisa liat dari situ " ide aldo

Mendengar itu adel pun segera menuju ruangan cctv

" pak saya mohon, izinin saya liat rekaman cctv sore ini " ucap adel memohon. " maaf dek gabisa karna ini privasi sekolah " ucap penjaga tersebut

" ga bisa gitu dong pak, kakak saya ilang disekolah ini,  saya Cuma mau cek aja kemana dia." Bentak adel. " del lo tenang dulu, biar gua aja " ucap aldo

" pak izinin kita buat cek, ashel ini murid berprestasi pak bahaya kalo sekolah ini kehilangan dia " ucap aldo. " baik saya izinkan " ucap penjaga tersebut

Mereka pun segera mengecek cctv tersebut, dilayar menampilkan Ashel tiba-tiba dibekap oleh seseorang dari belakang sampai pingsan dang langsung dibawa pergi

" anjingg tu orang " ucap adel yang sudah sangat kesal, dia pun segera pergi dari ruangan tersebut

" del gua bantu cari ya " ucap aldo, adel pun hanya mengangguk

Mereka pun segera mencari keberadaan ashel menggunakan mobil adel tapi dikendarai oleh aldo

" kita harus cari ashel kemana lagi do " ucap adel khawatir, keadaanya sangat kacau di sama sekali tidak bisa beerfikir

" lo tenang ya del, ashel pasti cepet ketemu " ucap aldo menenangkan.
" gua harus bilang apa ke nyokap " ucap adel, itu yang membuat dia tambah panik

Seharian ini adel dan aldo terus mencari keberadaan ashel, mereka juga tadi mencoba mengecek zenly ashel tapi tiba-tiba zenly ashel tidak aktif.

" del kita harus pulang dulu, kita kasih tau nyokap lo tentang ashel " saran aldo, adel pun mengangguk setuju sebab dia sudah pasrah

Mereka pun sampai dirumah adel

" dell kok pulangnya udah malem gini, terus ashel mana ? " tanya anin.
" kamu kenapa mukanya berantakan banget del " tanya anin lagi

" gini tante, kita mau ngasih tau kalo ashel diculik " ucap aldo. " diculik ? ko bisaa ? " tanya anin kaget

" dari pulang sekolah kita udah cari ashel tapi ga ketemu, kita juga udah cek cctv sekolah dan ashel diculik sama orang bertopeng jadi kita gatau siapa " ucap aldo menjelaskan

" maafin aku bund, aku gagal jagain ashel " ucap adel dengan nada bergetar. " kita coba lapor polisi ya " ucap anin sembari mengusap pundak adel

" aku takut ashel kenapa-napa bund " ucap adel. " kita doain yang terbaik ya del " ucap anin

" lo tenang del gua bakal bantu lo cari ashel,gua pulang dulu ya besok kita cari lagi " ucap aldo

" makasih ya udah bantu gua " jawab adel, aldo pun hanya mengangguk tersenyum

" tante aku pulang dulu ya " pamit aldo

--

POV ASHEL

Ashel baru tersadar dari pingsannya, yang dirasakan ashel saat ini sangat pusing dia melihat sekeliling yang terasa sangat asing. Ashel sedang berada disebuah kamar dan dia melihat laki-laki berdiri membelakangi ashel

" SIAPA LO ? " teriak ashel, orang itu pun berbalik. " marvell " ucap ashel kaget

" ngapain lo disini " teriak ashel. " loh ini kan kamar gua shel " jawab marvel

Ashel pun tersadar jika ini bukan kamarnya, dia mencoba mengingat apa yang sebelumnya terjadi.

Marvel pun berjalan menghampiri ashel yang masih terduduk dikasurnya

" jangan mendekat " ucap ashel sembari menjauh dari marvel. " pas lo tidur kita deket banget lo shel " ucap marvel memegang pipi ashel, mendengar itu ashel pun panik dan kaget dia takut yang difikirkannya terjadi

" nggaa...ngga mungkin.. lo ngelakuin itu kan.. " ucap ashel takut, jantungnya berdegup sangat kencang nafasnya sudah tidak bisa dikontrol

" gausah takut dong " ucap marvel, ashel pun segera lari dari tempat tidur itu dan mencoba membuka pintu itu

" udah gua kunci shel " ucap marvel.
" buka pintunya marvel " bentak ashel

" ngga segampang itu ashelia " ucap marvel yang sudah berdiri dihadapan ashel. " gua mau sama lo ashel " ucap marvel dengan senyum smirknya

" jangan vel gua mohon " ucap ashel memohon sembari menangis.
" jangan nangis dong " ucap marvel sembari mengusap air mata ashel

" disini gada pahlawan lo shel " ucap marvel sembari menggenggam tangan ashel sangat kencang

" awww.. sakit " ashel merintih.
" Sekarang lo gabisa apa-apa shel " ucap marvel tersenyum

Marvel pun melepaskan genggaman ashel dan kembali duduk di meja belajarnya

...

Bersambung..

Jangan lupa vote dan komen yaa dan bantu share cerita ini juga ya gaisss:)

Mohon bantuan dan dukungannya selalu :)

STORY OF TWINSCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang