a Reason 0.7

27 4 0
                                    

5 hari sudah sejak kematian Derry, namun polisi dan juga penyidik belum ada yang tau siapa pelakunya. Ya kecuali cctv yang memperlihatkan aku berada di sana, tidak ada bukti yang lain. Dan masalah pisau lipat yang ku punya, ayahku sudah membuangnya mungkin. Ayah takut jika itu adalah barang bukti untuk kejahatan atas kematian Derry. Tapi biarlah, aku bisa membeli itu lagi tidak peduli jika ayah akan tau lagi jika aku membeli barang seperti itu.

Ku langkahkan kaki ku menuju kelas, sekarang pukul 07.30 dan tinggal 30 menit lagi kelas masuk, aku melangkah dengan santai melewati taman sekolah sampai aku melihat tepat di depan mataku sendiri bahwa ada yang jatuh tepat di hadapan'ku, Ya tuhan apa lagi ini. Rasa mual langsung menyerang ku saat melihat darah dan juga kepala yang hampir pecah. Ini gila perempuan itu jatuh dari atas, ku alihkan pandangan ku ke atas dan  tanpa sengaja aku melihat siluet bertubuh pucat itu. Bukankah itu pemuda yang selalu aku cari namun tidak pernah ketemu. Apa mungkin dia pelakunya, semua murid murid berteriak saat melihat perempuan itu. Ku tutup mulut ku dan ku perhatikan dengan seksama, dan saat kulihat name tag'nya.. shit Ashlee teman sekelas ku gila, gila, benar benar gila...




Polisi dan penyidik yang memang ada di lingkungan sekolah untuk menyelidiki kematian Derry, dikejutkan dengan kabar bahwa ada yang meninggal di taman utama sekolah. Dan saat polisi mencoba mengamankan mayat Ashlee, aku paling'kan wajahku sungguh aku merasa mual. Tanpa sengaja pandangan ayahku mengarah pada ku, ku perhatikan mata ayahku dan ya ayah menuju ke arahku.



" Hay son. Apa kamu baik baik saja? Kamu terlihat pucat ? "

" Ya i'm fine "

" Ashlee dia teman mu kan ? "

" Ya dia teman sekelas'ku, sungguh aku tidak tau apa yang terjadi, itu semua membuat ku pusing dan juga takut dad . "

" Kemari'lah " ayah memeluk'ku dan mengelus belakang kepalaku untuk membuat ku tenang, ingin rasanya aku menceritakan kejadian tadi saat aku melihat pemuda tadi di atas rooftop, tapi aku tidak punya cukup bukti lagipula belum tentu pemuda tadi pelakunya kan. Atau jangan jangan aku salah lihat.


" Dad apa yang akan kamu lakukan, bagaimana jika ada banyak korban yang lainnya? Aku tidak ingin ini terjadi padaku "

" I'm promise, semuanya akan baik baik saja, akan aku pastikan kamu tidak terluka sedikitpun. "





            ****-****-****-****



Entah kenapa aku merasa sangat sial, ketika untuk pertama kalinya aku melihat pemuda itu saat aku terlambat masuk sekolah dan harus memanjat pembatas pagar di belakang sekolah. Yang tidak aku tahu sampai sekarang adalah, siapa pemuda itu jujur saja dia terlihat sangat tampan dan juga cantik di saat bersamaan, walaupun kulitnya pucat namun itu terlihat menawan, apalagi bibir merah pemuda tersebut. Di satu sisi aku merasa sedikit takut, tapi rasa penasaran ku melebihi rasa takut ku. Apapun yang terjadi aku harus mengenal'nya. Aku yakin dia menyembunyikan sesuatu yang luar biasa gelap di dalamnya, aku merasakan itu setiap aku melihatnya. Tatapan datar itu, siapa yang akan tau apa yang dia pikirkan.



Aku memutuskan untuk pulang berjalan kaki, saat pihak sekolah menyuruh kami semua untuk pulang dan tidak jadi di adakan pembelajaran seperti biasa, saat ada kasus meninggalnya salah satu murid yang ada di sekolah. Padahal kasus Derry belum di ketahui siapa pelakunya dan sekarang Ashlee temen sekelas ku..



Ku berjalan dalam diam sambil mendengarkan musik melalui earphone yang terpasang pada telinga ku. Saat sampai di taman yang ada di perumahan, aku merasa sedikit gugup entah kenapa perasaan tadi aku biasa saja. Ku langkahkan kaki ku dengan sedikit cepat tanpa memandang depan sama sekali, saat aku berjalan sambil melihat kebelakang karena aku mendengar seperti suara seseorang bicara, tapi yang terjadi adalah tidak ada orang sama sekali di belakang ku. Rasa takut kian membesar, aku mulai berlari dan dukkk......

Jatuh, sepertinya aku menabrak sesuatu, ku berpaling ke atas untuk melihat siapa orang yang ku tabrak dan ..........
















Aku harus bagaimana?




TBC

A Reason Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang