Newton, Massachusetts, Amerika Serikat ∙Hari ini, mungkin bisa di bilang hari yang cukup buruk untukku, bangun kesiangan, tugas yang belum ku kerjakan, dan lihat sekarang gerbang sekolah sudah di tutup, bagaimana ini? Bagaimana mungkin aku bisa se'sial ini, ya Tuhan .
Kucoba untuk memutar otak bagaimana caranya agar aku bisa masuk ke kelas tanpa ketahuan oleh penjaga sekolah ataupun guru dan yang lainnya. Dan ya satu satunya cara yaitu dari gedung belakang, dan aku harus memanjat pagarnya, ya mau tidak mau daripada aku tidak masuk kelas.
Kulihat sekeliling ku terasa sunyi, aku harus segera bergegas atau pelajaran Mrs.Weasley di mulai bisa gawat nantinya. Saat aku sudah sampai di atas pembatas pagar, ku coba menetralkan hembusan nafasku agar sedikit lebih tenang, saat mataku melihat kearah kanan, aku di kejutkan oleh seorang pemuda yang duduk di rooftop yang ada di atas gudang kosong sembari mendengarkan musik melalui earphone yang terpasang cantik di telinga'nya, kulit seputih salju yang disinari matahari terlihat sangat menawan, tapi tunggu dia manusia atau hantu, memikirkan jika dia bukan manusia melainkan makhluk yang lain membuat ku pusing. Tapi mana mungkin ada hantu di pagi hari seperti ini. Kucoba sekali lagi untuk melihat'nya dan ya, dia terlihat sempurna . Pandangan ku teralihkan saat mendengar teriakkan Mr.Smith menyuruh ku untuk turun dari atas pembatas pagar sembari mengayunkan tongkat kecil ke arahku..
double shit, setelah turun dan mendengarkan ceramah Mr.Smith yang sepanjang dan secepat kereta api ku edarkan pandanganku sekali lagi ke arah rooftop dan, boommmm pemuda tadi sudah tidak ada..
Apa barusan yang terjadi, ataukah aku salah lihat, namun sangat nyata untuk dikatakan jika aku salah melihat'nya,.
apa jangan jangan tadi itu hantu? ?Pukul 12.00
Bell berbunyi sangat nyaring menandakan waktu istirahat sudah datang. Bersyukur'nya aku bisa masuk ke dalam kelas, walaupun mendapatkan ceramah yang berulang ulang dari Mrs.Weasley tapi setidaknya aku tidak menambah daftar merah di dalam buku absen'ku. Ya tentu saja ada beberapa hukuman yang harus aku lakukan, mengingat aku belum mengerjakan tugas rumahku tadi.
Oh ya aku lupa, untuk memberi tahu namaku. Perkenalkan namaku Loeyn Davies Washington, umurku 17 tahun aku ada di kelas 3 Senior high school. Ada di tingkat akhir sekolah sebenarnya cukup menyenangkan, karena aku bisa disegani oleh junior junior lainnya. Dan satu lagi yang membuatku cukup senang, karena wajahku yang cukup tampan banyak gadis gadis yang menyukai'ku, pasti ada saja setiap hari mereka membawakan ku bekal makanan, ataupun memberi ku hadiah, padahal bukan hari ulang tahunku, tapi tetap saja mereka berlomba lomba mencari perhatian padaku . Mau bagaimana lagi namanya juga orang tampan pasti banyak yang suka..
Tapi kesulitan yang lainnya adalah, tugas yang begitu banyak dan juga, huhhh nasib yang buruk selalu saja ku dapatkan, sering sekali dapat surat panggilan dari sekolah karena selalu melanggar aturan, tapi ayolah itu hanya sebuah kenakalan kecil kenapa harus berlebihan seperti itu memberiku sebuah hukuman. Lagipula ini tahun aku terakhir disekolah tidak masalah jika berbuat nakal sedikit, lagipula selain tampan aku juga pintar. .
Sebenarnya aku ingin segera menuju ke kantin, namun baru ingat bahwa sebuah hukuman menantiku, untuk membersihkan daun daun yang ada di taman yang ada di belakang sekolah. Bisa saja aku membersihkan nanti tapi aku berfikir ulang, bagaimana jika Mrs Weasley mengeluarkan mantra andalannya membuat ku merinding saja. Sudah tua juga, kenapa masih punya tenaga untuk memberi hukuman pada anak anak yang berbuat onar. Jangan jangan punya dendam pribadi pada ku, sungguh terlalu.
Ku langkahkan kaki ku dengan gontai menuju ke taman belakang, untuk sesaat aku melihat ke sekeliling ku, benar benar sepi tidak ada siapapun selain aku. Aku harus cepat menyelesaikannya sebelum bell masuk berbunyi, ku ambil sapu yang ada di gudang dan memulai untuk membersihkannya untuk beberapa saat kesunyian ini terpecah saat aku mendengar suara dengungan dari atas gedung. Saat ku arahkan pandangan ku keatas,Oh God bagaimana bisa pemuda itu ada di atas sana, bukankah tadi pagi dia tidak ada, lalu lalu laaa bagaimana bisa. Kurasakan kepalaku berputar untuk sesaat sebelum aku terjatuh dan gelap aku tidak tau apapun setelah itu .......
sebenarnya siapa dia ?
TBC............

KAMU SEDANG MEMBACA
A Reason
Детектив / Триллер" apa yang terjadi ?, siapa dia ?, " apa yang harus ku lakukan, saat aku mengetahui semuanya, otakku terasa kosong aku tidak bisa berfikir sama sekali, akankah aku menjadi yang selanjutnya. . . . . apa yang membuat'nya melakukan ini semua ? , apa y...