Aleesha berdiri satu meter di depan Brillian, tangannya mengulurkan segelas air untuk sang bos. Brillian menerimanya, membuka tablet obat dan meminum satu pil bersama dengan air. Cowok itu memberi gelas berisi air yang tinggal setengah pada Aleesha. Segera mengambilnya, cewek itu masih melayangkan tatapan penuh kecemasan.
"Bapak istirahat aja. Saya bisa handel beberapa pertemuan nanti–"
"Gak perlu." Menyela kurang ajar, Brillian tidak lupa menggunakan nada pongahnya. Aleesha mengembuskan napas panjang. Masih setia di berdiri di tempat sebelumnya. "Saya bisa nangangi semua itu sendiri."
"Pak, katanya kepala Bapak pusing."
"Ini gak akan lama. Kamu gak usah terlalu khawatirin saya." Beranjak dari duduknya, Brillian hampir jatuh kalau Aleesha tidak memegangi lengan cowok itu. Aleesha membelalak. Brillian tampak mengerjap-ngerjapkan masenangnya.
***
Pengumuman, temen-temen!
Jadi sebenernya cerita ini akan terbit. Dan saya juga gak akan post cerita ini sampai tamat. Jadi, bagi yang penasaran nanti bisa ikut PO-nya. Insya Allah akan PO di tanggal 5 Mei. Bisa cek informasinya di Lotus Publisher atau akun instagram saya, urdark.shadow.
Maaf banget yang udah berharap sampe ending karena saya gak bisa post sampai tamat.
Pengumumannya sekian dulu. Makasiih banyaak semuaa!
KAMU SEDANG MEMBACA
GIRL IN SUIT
RomanceAleesha Wijaya rela menyamar sebagai laki-laki dan menjadi sekretaris Brillian Langitra, CEO perusahaan saingan sang kakak, Keandra, untuk mengulik informasi dan menjatuhkan perusahaannya. Demi sang kakak yang selama ini membencinya, Aleesha bahkan...
