Hallo hallo prend
Sebelum baca alangkah baeknya vote sama follow akun author
Yasudah cuss mulai ceritanya
Saat ini para inti Lion gang tengah berkumpul pada markas mereka, anak anak lain sudah pulang karena memang disuruh oleh Alaskar, ia hendak meminta pendapat dari teman temannya
Namun bukan pendapat yang dia dapat tapi teriak heboh yang melengking
"Ha! Apa!! Lo dijodohin bos!!" Teriak Evan tepat ditelinga Alaskar
"Anj!! Lo gausah teriak teriak juga bisa gak!!" Kesal Alaskar
"Ya maap bos, lagian kok bisa sih Lo dijodohin?" Tanya Evan kemudian
"Lo tau sahabat mama gue yang namanya Tante Kara?" Tanya Al
"Ah iya gue Inget, Tante Bulan sama Tante Kara kan udah bestian banget tuh" Sahut Evan
"Mama gue sama Tante Kara punya janji, janji buat jodohin anak mereka kalo beda gender. Jadi besan sama Tante Kara itu impian mama gue" Jelas Alaskar panjang lebar "Dan sialnya beneran beda gender"
"Wihh, bentar lagi Lo bakalan nikah dong" sorak Evan
"Lo ya bos lagi kesel begitu masih sempat sempatnya bikin candaan, emang dasar ga punya akhlak Lo Van!" Sarkas Kenzo
"Terus Lo terima perjodohan itu?" Tanya Xavier to the poin
"Ya engga lah!, Tapi nyokap gw maksa gue buat terima perjodohan itu! Cih!" Balas Alaskar malas
"Tapi kalo cantik Sabi kale"teriak Evan rusuh
"CK! DIEM LO VAN! GUE ROBEK MULUT LO KALO NGOMONG LAGI!!" bentak Alaskar terlampau kesal
"Astagfirullah, Ken lindungin gue Ken" ucap Evan sambil bersembunyi dibelakang Kenzo
"Udah gue bilang jangan panggil gue Ken!, Lo pikir gue cowonya si Barbie apa!" Sentak Kenzo tak suka atas panggilan Ken
"Yaelah Barbie kan cakep!"
"Lo sebagai ketua harus bisa jaga amanah, itu termasuk amanah nyokap Lo"
Jelas Xavier berusaha meyakinkan Alaskar jika itu adalah sebuah amanah yang harus dilaksanakan
"Ya bener kata Xavier, Lo harus bisa jaga amanah itu Al" balas Azalea
"Gue gatau, gue bingung harus gimana. Gue gamau ngecewain mama tapi disisi lain gue ga cinta sama tu cewe"
Azalea menepuk punggung lebar Alaskar menyalurkan kekuatan "Yang sabar ya Al, gue yakin nyokap lo udah mempertimbangkan ini semua, gue yakin ini juga untuk kebaikan lo. Tante Bulan tau yang terbaik untuk anaknya"
"Thanks Za"
"Jangan lupa kenalin ke kita ya bos calon Bu Ketu kita semua!" Seru Kenzo
Alaskar tidak menanggapi ucapan Kenzo ia hanya berdiri "Yaudah gw pulang dulu, gw mau ngomong sama nyokap, Lo pada mau pulang apa masih mau dimarkas?" Tanya Alaskar
"Gue si Masi mau disini" balas Kenzo
"Gue juga"ucap evan
"Gue mau pulang sama Lea" jawab Xavier sambil menarik tangan Azalea
"Eh anj! Gue masih mau makan somay sama gorengan!!" Tolak Azalea sambil meringis
"Ntar gue beliin, sampai pabrik gorengannya sekalian" ketus Xavier
"Ha. Yang bener Lo xa" tanya Azalea memastikan
"Iya bacot, buruan!" Ketus Xavier yang langsung mendapatkan pukulan kecil dari Azalea
"Yaudah gue mau pulang juga, Lo pada jaga markas, ntar kalo mau pulang biasa, kunci" ucap Alaskar memperingati
"Siap bos!" Balas Evan sambil hormat kepada Alaskar
"Jangan lupa spil calon Bu Ketu bos!"
Diperjalanan pulang, Alaskar benar benar frustasi karena perjodohan ini
Siapa juga yang ingin dijodohkan dengan orang yang sama sekali tak ia kenali? Bahkan ia belum melihat orang itu bagaimana bisa ia mencintainya?
Apalagi ia masih berusia 18 tahun, sungguh ia tidak menginginkan perjodohan ini
Apalagi ia tidak ingin menikah muda
Tapi ini, ia malah dijodohkan, Sungguh menyebalkan
"Akhhh!!, Kenapa sih gw harus dijodohin!, Gw ngga mau nikah muda bangsat!"
Racau Alaskar, sambil mengendarai motornya dengan kecepatan tinggi dijalanan yang sepi, ini sudah pukul 12 malam jadi jalanan sepi, jika ramai ia tak akan berkendara ugal ugalan seperti ini, karena ia tak ingin membuat pengendara lain merasa tidak nyaman atas tindakannya
Setelah 15 menit ia berkendara dari markasnya ke rumahnya, ia segera memasuki halaman rumahnya dan memasukkan motornya kedalam garasi, dan langsung masuk kedalam rumah
"Sayang, yaampun kamu habis dari mana nak kenapa jam segini baru pulang" tanya seorang wanita paruh baya khawatir, walaupun anaknya ini sering pulang malam, tetap saja ia khawatir jika terjadi apa apa dengan anak semata wayangnya ini
"Maa.... Al gamau dijodohin" tanpa menjawab pertanyaan dari ibunya ia langsung memeluk sang ibu dan langsung melontarkan isi hatinya
"Ayo duduk dulu"
°°°°°°°
Ruang tamu terasa sunyi Karena tidak ada yang membuka suara Keduanya sama sama diam
"Al, mama tau ini ngga mudah bagi kamu, tapi ini juga demi kebaikan kamu Al, mama ngga mau kamu terjebak dalam kurungan seumur hidup kamu"
"Tapi Al engga mau dijodohin maa, Al masih sekolah, Al belum kerja, Al gamau nikah muda maa, kalo urusan itu biar Al sendiri yang tanganin ma, Al udah gede, dan Al ngga cinta sama dia maa.." Rengek Alaskar dengan raut wajah murung, ada sesuatu yang mengganjal hatinya saat ini
"Kamu bakalan nikah sama dia setelah lulus SMA sayang, kalian bisa saling mengenal satu sama lain sebelum lulus, dia juga masih kelas 2 SMA, mama rasa itu waktu yang cukup buat kalian saling mengenal dan saling mencintai" Tutur bulan dengan lembut sambil membelai anaknya itu
"Tapi ma, Al ngga cinta sama dia ma, bahkan Al ngga pernah ketemu sama dia ma" Tutur Alaskar dengan suara serak dan gemetar
"Nanti dia bakalan pindah sekolah ke sekolah kamu sayang, jadi kamu sama dia bisa saling kenal, kamu juga harus jagain dia" Tutur bulan dengan lembut
"Apa ga bisa ma? Mama batalin perjodohan ini, Al engga mau, Al masih kepikiran sama dia...."
"Mama ngga mau kamu terjebak dalam kurungan itu selamanya Al, ini semua juga buat kebaikan kamu, mama harap kamu bisa pertimbangin lagi Al" Tegas bulan menatap anak semata wayangnya sayu
"Mama tau sendiri kan Al paling gasuka dipaksa?"
"Sayang, dengerin mama. Mama lakuin ini buat kamu, mama yakin Aurora bisa buat kamu bahagia, dia anak yang baik dan penurut mama yakin kamu pasti suka sama dia" Terang Bulan lembut sembari membelai Surai rambut anaknya
"Yaudah kalo gitu Al naik dulu ma, Al capek" Ujar Alaskar lalu bangkit dari duduknya
"Pertimbangin lagi ya sayang" Ujar bulan menatap Alaskar yang sudah beranjak dari tempat duduknya
"Good night ma" Ucap Alaskar tanpa menjawab pernyataan Bulan, sungguh hatinya terasa sesak untuk saat ini mungkin ia akan mengurung dirinya
"Good night, mimpi indah sayang" Jawab Bulan lembut
Okeh ges sampai sini dulu ya
Vote kek
Ditunggu part selanjutnya yaa
jangan lupa vote sama komen yaa
Bye bye see you 🖤✨
KAMU SEDANG MEMBACA
ALASKAR [ON GOING]
टीन फिक्शन[FOLLOW AKUN AUTHOR SEBELUM BACA!!] Ini merupakan sebuah kisah tentang Alaskar yang memiliki kedudukan sebagai ketua geng motor yang paling terkenal di kota Jakarta. Geng yang ia bangun sendiri bersama teman temannya itu kini dikenal di berbagai neg...
![ALASKAR [ON GOING]](https://img.wattpad.com/cover/323767194-64-k311428.jpg)