ALASKAR || 10 Dihukum

193 19 30
                                        




Happy reading







Upacara sedang berlangsung pada SMA High School. Para siswa siswi berbaris rapih dan berpakaian rapih serta lengkap. Namun masih ada beberapa siswa yang membuat barisannya sendiri, barisan untuk para siswa yang tidak memakai atribut lengkap dan untuk siswa yang telat datang. Diantara mereka ada inti dari Lion gang yang terlambat.

Hari ini adalah hari sialnya inti Lion gang, karena yang menjadi pembina upacara pagi ini adalah pak Susanto, guru BK yang hoby menghukum Alaskar dkk. Hukumannya pun sangat di luar akal manusia waras contohnya membersihkan lantai kamar mandi menggunakan sikat gigi, benar benar gila!

"Untuk amanat istirahat ditempat... Grak!" Seru pemimpin upacara memberikan aba aba

"Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh" Salam dari pak Susanto

"Waalaikumsalam warahmatullahi wabarokatuh" Jawab serempak semua peserta upacara

"Kalian semua jangan seperti mereka, para anak anak nakal yang tidak mematuhi aturan" Ujar Pak Susanto menunjuk barisan khusus
"Kamu lagi Alaskar!, Tidak ada capeknya membuat masalah terus saya yang memarahi mu saja capek!" Lanjut pak Susanto

"Ya suruh siapa bapak marahin saya" Ujar Al sedikit bergumam namun masih bisa di dengar oleh pak Susanto

"Heh kamu ya dibilangin bandel banget!. Kalian semua hormat pada tiang bendera sampai bel istirahat! Khusus untuk kamu Alaskar dan teman teman kamu kalian harus membersihkan perpustakaan sampai bersih!"

"Yah pak masa cuman kita doang si yang disuruh bersihin perpustakaan kan mereka juga salah pak" Keluh Kenzo

"Lo mendingan diem aja deh zo, sebelum gue cabik cabik tu mulut" Geram Azalea, ia juga harus terjebak disini karena Alaskar yang mengoceh

"Lo yang ngoceh kita semua yang kena imbasnya" Bisik Xavier kepada Alaskar yang kini hanya diam memperhatikan seseorang dari barisan kelas 11

--------



Upacara telah selesai, sesuai dengan instruksi dari pak Susanto para siswa yang berada di barisan spesial kini tengah hormat kepada bendera di tengah lapangan yang mulai panas karena sinar matahari yang mulai naik

"Jam istirahat lama banget bangke, kulit gue udah kebakar" Dumel Evan

"Ini semua gara gara si bos" Ujar Kenzo


"Lo kenapa? Ngelamun Mulu daritadi kaya orang gapunya nyawa" Tanya Xavier menatap heran ketuanya yang berdiam sejak tadi


"Gapapa" Singkat Alaskar

"Duh panas banget si" Adu Azalea ia jadi harus terjebak juga disini, aih sial sekali memiliki ketua macam Alaskar


Sesaat kemudian wajahnya terasa teduh akibat tangan kekar yang menghalangi sinar matahari yang mengarah pada wajahnya


"Biar ngga panas" Ujar sang pelaku yang tak lain adalah Xavier


ALASKAR [ON GOING]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang