Hallo hallo
Bagaimana kabarnya hari ini?
Semoga baik yaww
Jangan lupa follow dan vote cerita akuu^^
Okee happy reading 🖤
"Alllllllllllll ayoooo buruannnn" Rengek Aurora
"Iya sabar anj!"
"Ga boleh ngomong kaya gitu, ga baik!" Ujar Aurora menatap Alaskar sok garang
"Diem"
"Intinya kamu ga boleh ngomong kaya gitu lagi. Yaudah ayok buruan!" Seru Aurora
"Iya iya bawel" ucap Alaskar malas
Setelah mereka berjalan menyusuri trotoar mereka sampai di zebra cross
"Alll" panggil Aurora
"Kenapa sih! Lo ga bisa nyebrang ha!"
"Iya, rora ga bisa nyebrang, gendong Al, rora takut" Cicit Aurora merasa takut akan kendaraan yang terus saja berjalan
"Cih! Nyusahin aja Lo!" Ujar Alaskar
Sambil berjongkok supaya Aurora bisa naik ke punggung nya
"Udah Al"
"Lo berat banget sih! Makan apaan sih Lo! Batu ya!" Ketus Alaskar
"Engga ko, rora makannya nasi sama ayam goreng sama permen karet sama susu indomilk, rora ngga doyan batu Al, nanti gigi rora ompong, lagian orang rora kecil gini masa berat sih Al, Al nya aja tuh yang ngga kuat" tutur gadis itu dengan polos seraya mengejek Alaskar
"Heh nenek lampir Lo gausa ngerendahin gue ya, asalkan Lo tau gue tiap hari nge gym!" Ujar Alaskar sewot merasa tak terima dirinya diejek
"Dih nge gym konon, orang Al kagak ada ototnya, rora kalo ke gym sama temen rora sering liat cowo cowo pada punya six pack, tapi kok Al engga ada?" ujarnya lagi, perkataan ini sungguh membuat naik darah
"Nenek lampir dengerin gw ni ya!, Six pack tuh di perut, lah gw lagi pake baju ya kaga keliatan lah bodoh!" Sewot Alaskar yang sudah naik darah, baru beberapa menit dengan gadis ini saja sudah membuatnya naik darah, apalagi jika harus bersamanya selalu, ngga kebayang deh
Lalu setelah itu Alaskar dan Aurora yang berada dipunggung Alaskar itu menyebrang dan sampai di depan pintu minimarket, Alaskar langsung menurunkan Aurora
Yap benar mereka bertengkar di pinggir jalan sesekali ada yang memperhatikan mereka karena ribut dan suara mereka yang cukup keras
"Lo berat banget sih!" Ujar Alaskar seraya memegangi punggungnya
"Ya maaf Al pad-" Belum sempat rora menyelesaikan ucapannya ia langsung ditarik oleh Alaskar
"Buruan Lo, gausah banyak bacot" ketus Alaskar seraya menarik Aurora ke bagian permen
"Yey permen!" Girang Aurora
"Lo bisa diem ga sih! Malu maluin aja Lo!" Tegur Alaskar saat menyadari banyak pasang mata yang menatap kearah mereka
"Hehe iya maaf" Unar Aurora sambil tersenyum yang menampakkan gigi nya itu
"Yaudah cepetan ambil"
"Siap!" Ujar Aurora
10 menit kemudian setelah rora memilih milih permen akhirnya ia membeli 2 bungkus permen karet dan 1 bungkus masmellow
"Udah Al!" Seru Aurora
"Buset, banyak bener" ujar Alaskar kaget apakah dedemit didepannya ini tidak diabetes?
KAMU SEDANG MEMBACA
ALASKAR [ON GOING]
Novela Juvenil[FOLLOW AKUN AUTHOR SEBELUM BACA!!] Ini merupakan sebuah kisah tentang Alaskar yang memiliki kedudukan sebagai ketua geng motor yang paling terkenal di kota Jakarta. Geng yang ia bangun sendiri bersama teman temannya itu kini dikenal di berbagai neg...
![ALASKAR [ON GOING]](https://img.wattpad.com/cover/323767194-64-k311428.jpg)