Robo kasa

429 31 8
                                    

Beberapa tahun setelahnya, itu sangat berat bagi Rui.

Ia tinggal sendirian karna keluarganya mulai tak menerimanya.

Mereka menganggap Rui gila.

Rui sudah berada di batas.

Masa SMA adalah masa terberat Rui karna ia mengalami banyak penindasan. Rui pikir saat lulus ia akan baik-baik saja, tapi ternyata tidak. Ia malah mendapat kecaman sosial.

Banyak yang tak mau menerima Rui.

Dan Rui hanya Rui.

Ia harus berjuang seorang untuk memenuhi kehidupannya.

Rui masih bertahan, karna ia berfikir pasti ada keajaiban suatu saat nanti.

Robot dengan kecerdasaan buatan terlahir dari tangan Rui.

Robot yang imut dan penuh kecerian sengaja di modifikasi oleh Rui setiap ia memiliki ide.

Tetapi Robot tersebut masih kurang.

Ia masih kekurangan perasaan.

Walau setiap hari ia bersama Rui, ia tak akan pernah memahami Rui.

Rui kembali ke rumahnya.

"Rui!!" Teriak robot tersebut girang.

Robot tersebut menghadap ke Rui.

"Okaeri Rui!" Sambut Robot tersebut.

"Bagaimana harimu?"

"Semua sistem baik!"

Rui menggeleng.

"Bukan maksudku apa kau baik, sedih, senang, atau marah hari ini?"

Robot itu menatap bingung.

"Er... apa kau tak kesepian saat aku tak ada?"

Robot itu mencoba mengidentifikasi dirinya sendiri.

"Tidak... tidak ada kesepian. Apa itu kesepian?" Tanya Robot itu bingung karna tak dapat menemukan dalam sistemnya.

"Kesepian itu semacam... kau merasa ada sesuatu yang kurang dan hilang dalam dirimu..." lirih Rui.

Robot itu makin bingung.

"Kurang dan hilang? Apa maksudnya?" Tanya robot itu kembali.

Rui menutup matanya.

Ia mengerti, robot mana yang mengerti akan hal itu.

"Itu...hanya faktor fisiologis... kau tak akan mengerti..."lirih Rui.

"Apa aku perlu belajar?" Tanya Robo kasa.

Rui menggeleng sambil tersenyum.

"Tidak perlu... itu sudah cukup bagimu..." lirih Rui.

Tapi bagi robot tersebut itu tidak cukup.

Satu-satunya hal yang ia ketahui adalah ia harus setia melayani Rui. Walau ia tak tahu mengapa progamnya memerintah hal tersebut.

Setiap hari, perkerjaan robot tersebut hanya menemani Rui sedikit membantunyaz atau membantu perkerjaan rumahnya, lalu selebihnya tak ada.

Tapi terkadang Rui juga hanya ingin sendiri jadi terkadang, robot itu sama sekali tak memiliki perkerjaan.

Tapi tanpa Rui sadari, Ia telah menciptakan Robot yang luar biasa.

Robot tersebut, sudah dapat melakukan apapun secara mandiri dan mempunyai keingintahuan yang besar.

Seperti malam biasanya, Rui mengecek keadaan robot tersebut.

Mistake (RuiKasa)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang