"apa yang kita minta belum tentu yang terbaik, tapi apa yang Allah beri itu yang terbaik"
~syakira mayfarah~
.
.
.
Sekarang Kira sudah sampai di Yaman lebih tepatnya di Tarim, ia masih bingung di mana tempat tinggal nya nanti. Wajar ini baru pertama kali bagi Kira menginjakkan kaki di negeri asing ini.
Ia melihat seorang wanita yang mengunakan pakaian gamis kebesaran berwarna hitam dan cadar yang melekat di wajah nya sehingga matanya saja yang kelihatan. Wanita seperti itu emang wajar kita temui di sana bahkan ada yang tidak keluar rumah jika tidak ada keperluan.
Ia langsung menghampiri wanita tersebut. "Assalamualaikum" ucap kira, jadi mereka sekarang menggunakan bahasa Arab ya guys.
"Waalaikumsalam, ada keperluan apa" tanya wanita tersebut dengan nada lembut.
"Eumm saya ingin menanyakan di mana tempat ini" ucap Kira sambil menunjuk kan alamat di kertas.
"Oh itu sebelah sana, mari saya antarkan" ujar wanita tersebut dengan sopan.
Kira pun mengikuti langkah nya, hingga sampai di tujuan. "Ini tempat nya" ujar wanita tersebut.
"Oh baiklah terimakasih atas bantuannya" ujar kira.
"Kalau tidak ada keperluan lagi saya pamit dulu, assalamualaikum" ujar gadis itu dan pergi dari tempat itu.
"Waalaikumsalam" jawab kira ia pun memasuki rumah itu dan mendorong koper-koper nya.
Setelah masuk ia pun melakukan sholat zhuhur, karena waktu sudah memasuki waktu zhuhur setelah salat ia berdoa kepada Allah SWT.
"Ya Allah hamba berterimakasih kepada mu, akan kesempetan yang engkau berikan kepadaku. Sehingga aku berada di sini" ungkap nya dalam doa.
"Ya Allah berikanlah hamba rahmat mu di tempat ini, dan lindungi lah hamba dari orang orang musyrik, dan hamba meminta kepada mu agar suami hamba adalah seorang pandai dalam agama, sehingga membuat kami memasuki surga mu bersama anak anak kami nanti." Ujar kira yang terus memohon hingga tak terasa air mata mengalir ke pipi nya.
Setelah itu ia juga menghafal Quran untuk melengkapi semua yang telah Ia hafal.
Tak terasa waktu telah berjalan hingga waktu menunjukkan pukul 06.00 sore Ia pun bergegas untuk mandi setelah mandi Ia memutuskan untuk mencari makan di luar.
Saat sampai di luar dia memutuskan hanya untuk membeli kebab, pada saat itu begitu banyak orang di sana sehingga membuat hatinya begitu bersemangat.
Keesokan harinya.
Saat ini dia sudah mulai belajar di salah satu tempat di sana, Ia juga sudah memutuskan untuk seperti perempuan-perempuan di sana, karena rata rata perempuan-perempuan di sana menjunjung tinggi kehormatan nya seperti putri rasulullah Fatimah.
Sedangkan di sisi Daren.
Terlihat tempat yang dipenuhi oleh lampu kelap kelip, ya itu adalah tempat berkumpulnya para para wanita yang menggunakan pakaian minim dan pria mabuk mabukan.
Terlihat di ujung pojok sebelah Selatan bar tersebut, terlihat lelaki sedang digoda oleh perempuan-perempuan di sana, juga terdapat Daren dan kekasihnya Naura.
Saat itu mereka asyik dengan party dengan para-para geng nya, tampa memperhatikan waktu yang terus berjalan.
Saat itu sudah menunjukkan pukul 12.00 malam lebih tepatnya tengah malam, Tapi menurut mereka itu adalah hal yang wajar kadang mereka pulang pukul 10.00 pagi kadang sampai sore di situ lagi.
Bulan terus berjalan dan berganti begitupun dengan tahun.
3 tahun kemudian.
" pokoknya sekarang kamu pulang " saat ini Rani terus memarahi anaknya, karena tidak mau pulang dia sudah betah di sana. ia merasa kesepian jika tidak ada Kira selama ini sudah cukup ia menunggu tiga tahun.
" iya iya Umiku yang bawel " sedangkan Kiara yang di sebelah sana memasang muka kesal, karena ia sudah betah di sani.
Setelah perdebatan yang panjang akhirnya Kira mengalah dan memasukkan pakaian nya kekoper karena besok ia akan kembali ke indonesia.
Skip Kira sampai di bandara Indonesia.
"Assalamualaikum akhirnya aku kembali Sudah lama tidak menginjakkan kaki di Indonesia, kalau saja Ibu tidak menyuruh pulang pasti aku lebih betah di sana." Tak menunggu waktu lama kira langsung bergegas pergi ke rumahnya, yang terdapat Umi dan Abinya.
Jadi ummi dan Abi tidak menjemput Kira karena Kira tidak mau dan menyuruh mereka tunggu di rumah aja.
" Assalamualaikum, Ummi, Abi kira pulang" ujarnya dan memasuki rumah.
Jadi pakaian yang sedang kira pakai adalah gamis yang berwarna hitam cadar yang berwarna hitam dan sarung tangan beserta kaos kaki sehingga hanya mata yang terlihat.
" Waalaikumsalam, anak Umi udah sampai aja nih yuk masuk dulu, itu Abi udah nungguin di ruang tamu " Mereka pun berjalan ke arah ruang tamu terlihat di sana ada Abi dan tamunya.
Itu adalah orang tua dari Santri di pondok Abi buat. Biasanya mereka ke sini, sepengalamanku mereka ingin meminta izin agar anaknya pulang untuk beberapa hari.
"Eh anak Abi udah pulang" ujar Abi sedang kan tamu tadi sudah meminta izin untuk pulang.
" Gimana kabarnya di sana apa baik-baik aja apa lebih betah di sana" gurau Abi," Abi Kira sudah bisa menghafal 30 juz " ujar kira Dengan nada bahagia.
"bagus kalau begitu" ujar Abi dan ummi sekalian. Mereka pun melanjutkan perbincangan dan canda-candaan.
///Segini dulu ya guys jangan lupa komen dan share.
Vote ya
KAMU SEDANG MEMBACA
SUAMI PILIHAN ABI
RomanceSebelum baca follow dulu ya guys. Bagaimana ceritanya, seorang wanita pandai dalam ilmu agama di jodohkan dengan seorang pria yang sedikit mengetahui tentang agama. "Ingat kita ini di jodohkan jadi kamu jangan berharap lebih" ujar Daren. "Saya ingat...
