Suho bangun jam 05:30 dan bergegas untuk bersiap siap ke sekolah sebelum ryujin datang.
Suho masuk sekolah dan beruntung belum ada siapa siapa di dalam kelas, dan pastinya ryujin sebentar lagi datang untuk mencari diary nya.
"alhamdulillah dah masih ada disini" ucap ryujin yang melihat bukunya yang tergeletak di bawah mejanya.
Suho melihat di ujung pintu dan tersenyum kecil melihat leganya ryujin saat tau bukunya masih ada disitu.
Suho masuk kelas dengan berjalan santai.
"sumpah lu? Sakit? Jam segini udah nyampe sekolah ha?" Tanya ryujin kaget dan memegang dahi suho untuk mengecek suhunya.
"hey hey hey, anda kira anda yang rajin satu satunya? Tidak wahai calon makmumku" jawab suho lalu duduk di sebelah ryujin, karena emang bangkunya.
"hilih, serah lu dah" ucap ryujin malas.
"tapi serius, apa abis di rukiyah ya? Sumpah lu harus jujur sama gue" ryujin penasaran.
Suho sudah mulai geram dengan pertanyaan ryujin.
"bukan gitu bestie, ini gue rajin emang gaboleh?" Tanya suho.
"ya boleh si... tapi ya aneh aja gitu" jawab ryujin.
"hamdeuh" suho.
"makan yo gue laper belum sarapan" ajak suho.
"gak, gue males" jawab ryujin.
"ayolah gue laper banget sumpah, kalo kata baekhyun sama daehwi, tar gue salatri katanya, mau gue pingsan disini ha?" suho.
"bodo amat dah" jawab ryujin.
"ayolah anjir" ajaknya sembari menarik tangan ryujin agar beranjak dari kursinya.
Ryujin menahannya sampai suho hampir terjatuh yang membuat keduanya hanya berjarak beberapa centi meter, dan saling berkontak mata.
Cekrek
"anjing bukannya silent setan" umpat baekhyun pada daewhi tapi tatapannya tetap lurus pada suho dan ryujin.
"ya maaf lupa" jawab daehwi.
"hayooo lagi pada ngapain hayoooo" baekhyun.
"anjay rareuwas gini mau lulus liat mereka gini" daehwi (rareuwas = kaget)
Suho dan ryujin hanya diam membeku.
"a-aapaan dah kalian" ryujin membenarkan posisinya.
"yaudah cepet kalo mau makan asu" ryujin, lalu pergi duluan meninggalkan mereka bertiga.
"thank's bro" ucap suho menepuk bahu daehwi dan tersenyum.
Daehwi memberi jempol dan membalasnya tersenyum.
"bentaran napa jalannya kek lagi marathon lu" suho mengsejajarkan langkahnya dengan ryujin.
"salting ya mbanya"
Ryunjin mendesis.
"kagak ya onta!"
"yaudah santai dong kan gue cuman ngomong doang"
"galucu asu"
"lagian siapa yang ngelawak"
"anjeng! LAMA LAMA LU GUE BUNUH YA ASU!"
Suho tertawa kecil.
"haha iye maaf sayangkuuuu ututu" suho menepuk nepuk kepala ryujin.
"gue bukan pacar lu yam on maaf"
"KITA NGONTRAK AJA NI DI SEKOLAH ANJENG"
Sontak ryujin terkejut dengan perkataan yang barusan terucap dari salah satu warga sekolah.
Ryujin tidak sadar kalau mereka sedang di koridor kelas menuju kantin, dan sudah mulai cukup ramai juga.
"gila gue dari tadi ribut sama ni anak diliatin banyak orang dong anjir malu maluin dah" batin ryujin dan memejamkan mata rapat rapat menahan malu.
Dan ryujin berjalan lebih cepat dari sebelumnya menuju kantin.
Sampailah mereka di kantin.
"mau makan apaan dah anjir buruan!" ryujin duduk di depan suho.
"santai anjir pagi pagi udah marah marah mulu dari tadi, calm down girl" suho menggerakan tangannya.
Ryujin tidak menjawab dia hanya mendengus kesal.
"gue udah pesenin semuanya tadi, tinggal ngambil aja" suho.
"emang lu pesen apa aja?" tanyanya.
"semua yang waktu itu gue bilang enak semua" jawabnya dengan santai.
Ryujin membulatkan matanya mendengar jawaban suho.
"kenapa si kek kaget di lamar gue aja" suho.
"LU!- lu ga salah makan sebanyak itu hah?" Tanya ryujin.
"engga tuh, kalo gue keyang kan ada lu yang bisa ngabisin"
Ryujin kesal.
"HEH! Emangnya gue apaan bisa makan semua makanan itu hah?!"
"manusia lah sayang, masa babi gimana si"
"dahla gue mau ke kelas aja, capek debat sama lu mulu" ryujin hendak pergi.
Suho menahan lengan ryujin yang hendak pergi.
"yaudah lu ke kelas dah gapapa, tapi nanti pulang sekolah ikut gue ya" ucap suho dan melepaskan tangan ryujin.
"mau kemana lagi?! Makan lagi?! Ga gue sibuk"
"kaga elah ikut aja kek protes mulu lu dari tadi"
Ryujinpun pergi dari kantin.
Suho tersenyum dan tampak makanan sudah berdatangan, dia tidak tahu perutnya akan meledak apa tidak makan sebanyak ini.
KAMU SEDANG MEMBACA
ketua kelas vs richman [END)
Fanfiction"kalo jalan jangan cuma pake kaki ! pake mata juga buat liat biar ga nabrak!" "sorry perawatan mata gua mahal jadi ga guna buat liat lu juga."
