⚠️ MATURE CONTENT
"Pulanglah padaku, Noona. Tidak masalah jika harus jadi yang kedua; karena sejak aku memutuskan untuk mencintaimu, itu artinya aku harus menjadikan mu milikku" Ucap pria yang memiliki usia dua tahun lebih muda itu malah membuat...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
- Yun Aera POV -
Acara pameran Taehyung berjalan dengan baik hari ini, beberapa hasil karyanya terjual habis dengan harga yang cukup fantastis. Itu menakjubkan, tentu saja. Keahliannya dalam memutar lensa kamera dan membidik setiap objek sudah tidak diragukan lagi. Baru ku ketahui jika ke - enam pria yang mengaku sebagai sahabat suamiku tadi ternyata juga rekan kerjanya. Yang menggeluti bidang fotografi hanya Kim Namjoon dan Kim Taehyung saja, sedangkan Hoseok, dialah yang membuat hasil karya tiga dimensi yang hari ini sukses membuatku gemetar bukan main. Aku tidak bisa mendeskripsikan hasil karya Hoseok dengan jelas, lebih tepatnya karena aku tidak sanggup untuk melihatnya. Meliriknya sekilas saja sudah membuat kepalaku pening seakan mau lepas
Pria bernama Min Yoongi, Park Jimin, dan Kim Seokjin adalah yang mengatur pada bagian lelang karya dan juga mencari sponsorship untuk acara ini, dan yang satu lagi, Jeon Jungkook; dia adalah pilar utama . Jungkook lah yang merencanakan adanya pameran berskala besar ini , juga menjadi salah satu pemasok donasi terbesar demi keberlangsungan acaranya
Jujur, aku memang baru melihat mereka hari ini; selama dua tahun aku bersama dengan Kim Taehyung. Wajah mereka terlihat asing, kecuali Kim Namjoon dan Park Jimin yang berprofesi sebagai model dan sering kulihat wajahnya berlalu lalang di kaca televisi. Taehyung bilang, ke-lima sahabatnya; kecuali Park Jimin, itu memang baru saja kembali dari Negeri Paman Sam setelah dua setengah tahun mengurus beberapa pekerjaan disana dan baru kembali ke Seoul dua bulan yang lalu itulah sebabnya aku tidak melihat kehadiran mereka, bahkan diacara pernikahan kami
"Aera, katakan pada kami, apa Taehyung ini termasuk lelaki tangguh saat diatas ranjang?" Celoteh Jimin setelah meneguk air wishky dari gelas yang digenggamnya
Sontak pertanyaan itu membuatku terkejut bahkan sampai tersedak salivaku sendiri.
"Apa yang kau tanyakan itu, sialan!" Balas Taehyung dengan suara menggelegar. Tangannya meraih gelas berisikan air putih dan memberikannya padaku, sebelah tangannya lagi mengusap-usap punggungku pelan
Jimin tertawa terbahak-bahak, bahkan tubuhnya nyaris terjerembab dari sofa yang ia duduki jika saja Kim Seokjin tidak cepat-cepat menarik kerah belakang kemeja pria itu
"Aku bertanya sebagai seorang kakak laki-laki, tahu. Kau ini sama saja dengan Jungkookie. Kaku sekali dengan wanita. Melihatmu menikah dengan Yun Aera saja rasanya aku masih tidak percaya, aku sempat mengira kau ini gay , Taehyungie" jelas Park Jimin sambil menghapus sisa air mata disudut matanya, image pria yang innocent dan berwibawa yang kerap ia perlihatkan dilayar televisi ternyata berbanding terbalik dengan perangai aslinya. Pria ini sangat— jahil.
"Mengatakan aku gay sekali lagi akan ku pindahkan mulutmu yang seperti paruh itik itu ke pantat. Biar kau selalu menungging saat berbicara" tukas Taehyung yang langsung dihadiahi lemparan bantal sofa tepat pada wajahnya oleh Pria Park
"Dia ini normal, Hyung. Lihat saja, dia bahkan sampai hati menusuk temannya sendiri" Jungkook yang sedari pameran berlangsung hingga acara berubah menjadi acara perkumpulan melepas rindu ini berlangsung hanya diam saja, kini menyuarakan lisannya